Enam Stategi Prioritas saat Penjualan Kendaraan Melempem
Kamis, 17 April 2025 - 13:14 WIB
loading...
Industri Otomotif pada 2025 melempem. FOTO/ Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Data Gaikindo, penjualan mobil wholesales di Indonesia sepanjang Maret tahun ini mengalami penurunan menjadi hanya 70.892 unit, atau mengalami penurunan 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) yang sebanyak 74.720 unit.
BACA JUGA - Kolaborasi Apik Bangkitkan Ekonomi lewat Industri Otomotif
Bebeda dengan kinerja mobil baru, penjualan kendaraan bekas, lelang dan sewa kendaraan justru tumbuh. Ini dicatatkan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Melalui unit usahanya MPMRent dan AUKSI mereka justru mencatatkan kinerja positif.
"Kami bersyukur atas pencapaian di 2024 dan akan terus melangkah dengan strategi adaptif dan berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Group CFO MPMX, Beatrice Kartika di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Menghadapi 2025 yang penuh tantangan, lanjut dia, MPMX telah menetapkan enam strategi prioritas yang akan menjadi penggerak utama pertumbuhan grup, yaitu penguatan sinergi lintas unit usaha, pengembangan portofolio bisnis baru, peningkatan kompetensi SDM, percepatan digitalisasi, modernisasi sistem teknologi informasi, serta meningkatkan kegiatan.
BACA JUGA - Kolaborasi Apik Bangkitkan Ekonomi lewat Industri Otomotif
Bebeda dengan kinerja mobil baru, penjualan kendaraan bekas, lelang dan sewa kendaraan justru tumbuh. Ini dicatatkan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Melalui unit usahanya MPMRent dan AUKSI mereka justru mencatatkan kinerja positif.
"Kami bersyukur atas pencapaian di 2024 dan akan terus melangkah dengan strategi adaptif dan berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Group CFO MPMX, Beatrice Kartika di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Menghadapi 2025 yang penuh tantangan, lanjut dia, MPMX telah menetapkan enam strategi prioritas yang akan menjadi penggerak utama pertumbuhan grup, yaitu penguatan sinergi lintas unit usaha, pengembangan portofolio bisnis baru, peningkatan kompetensi SDM, percepatan digitalisasi, modernisasi sistem teknologi informasi, serta meningkatkan kegiatan.

Lihat Juga :