Terungkap! Pabrik Baterai Hyundai di Karawang: Lahirkan 120 Ribu Sel Penggerak Masa Depan Tiap Hari!

Jum'at, 16 Mei 2025 - 13:09 WIB
loading...
Terungkap! Pabrik Baterai...
Proses perakitan baterai mobil listrik untuk Hyundai Kona di pabrik Hyundai Indonesia di Karawang. Foto: Hyundai Indonesia
A A A
KARAWANG - Di jantung kawasan industri Karawang, Jawa Barat, berdiri megah sebuah pabrik yang menjadi simbol baru otomotif Indonesia: PT Hyundai LG Industri, atau yang lebih dikenal dengan HLI Green Power.

Pabrik ini "jantung" pertama di Indonesia yang memproduksi baterai kendaraan listrik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus merambah pasar ekspor yang menjanjikan.

Bayangkan saja, dalam sehari semalam, pabrik hasil reaksi antara kekuatan Hyundai Motor Group dan keahlian LG Energy Solutions ini mampu menghasilkan 120.000 sel baterai! Jika diakumulasikan, kapasitas produksi maksimalnya mencapai angka yang mencengangkan: 32.640.000 sel per tahun! Sebuah angka yang menggambarkan betapa besar potensi pabrik ini dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Kehadiran HLI Green Power bukan tanpa alasan. Ini adalah wujud nyata komitmen Hyundai dalam mewujudkan visi kendaraan listrik di Indonesia, dari "telur" hingga "menetas" menjadi mobil siap pakai.

Terungkap! Pabrik Baterai Hyundai di Karawang: Lahirkan 120 Ribu Sel Penggerak Masa Depan Tiap Hari!

Saat ini, "buah" pertama dari pabrik ini уже dapat dinikmati dalam wujud Hyundai Kona Electric. Baterai inilah yang meningkatkan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Kona Electric hingga menyentuh angka 80 persen! Sebuah langkah yang sejalan dengan ambisi pemerintah untuk terus meningkatkan kandungan lokal dalam kendaraan listrik.

Ubaidah Jarrah, Professional Cell Technology Team PT HLI Green Power, dengan antusias menjelaskan detil "jeroan" Kona Electric. “Untuk HLI punya kapasitas produksi 120.000 sel perhari. Untuk Kona EV itu perlu 216 sel baterai, dalam satu modul itu ada 8 sel, jadi butuh 27 modul,” ungkapnya di Karawang, Rabu (14/5/2025). Artinya, setiap hari, pabrik ini mampu menghasilkan baterai yang cukup untuk ratusan unit Kona Electric!

Namun, ambisi HLI Green Power tak hanya terbatas pada pasar domestik. Baterai "made in Karawang" ini juga menyasar pasar global, diekspor ke India dan Korea Selatan.

Terungkap! Pabrik Baterai Hyundai di Karawang: Lahirkan 120 Ribu Sel Penggerak Masa Depan Tiap Hari!

Meskipun saat ini penggunaannya masih terbatas pada kendaraan listrik di bawah payung Hyundai Motor Group (termasuk Kia), Jarrah memberikan bocoran menarik. “Kita juga ekspor ke India dan Korea Selatan. Tapi untuk saat ini kita hanya memenuhi permintaan Hyundai dan Kia, ini kan satu grup. Di Indonesia itu hanya pakai 2 persen, sisanya kita ekspor ke dua negara itu,” jelasnya.

Fasilitas HLI Green Power saat ini memiliki kapasitas produksi 10 GWh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (nikel, kobalt, mangan, aluminium) setiap tahun. Jumlah ini cukup untuk "menghidupi" sekitar 150.000 unit BEV (Battery Electric Vehicle). Sebuah angka fantastis yang menunjukkan betapa signifikannya peran pabrik ini dalam peta elektrifikasi Indonesia.

Pabrik sistem baterai yang dibangun di lahan seluas 32.188 meter persegi dengan nilai investasi 60 juta dolar AS atau setara Rp900 miliar ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kabarnya, pabrik ini telah menyerap 150 tenaga kerja, yang sebagian besar merupakan putra-putri Indonesia.

Menyaksikan Lahirnya Mobil Listrik dari 'A' sampai 'Z' di Kompleks Industri Hyundai

Kesempatan langka dirasakan oleh SindoNews untuk mengintip langsung "dapur" produksi mobil listrik Hyundai di Indonesia. Perjalanan dimulai dari HLI Green Power, tempat sel-sel baterai "masa depan" dilahirkan.

Kemudian berlanjut ke Hyundai Energy Indonesia (HEI), dimana sel-sel baterai dirakit menjadi modul dan sistem baterai siap pakai untuk Kona Electric. Di fasilitas HEI, dalam waktu sekitar 30 menit, lempengan sel baterai bertransformasi menjadi paket sistem baterai yang siap "ditanam" ke dalam mobil listrik. Proses yang mempercepat dan mengefisienkan produksi mobil listrik secara keseluruhan.

Perhentian terakhir adalah HMMI (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia), rumah bagi lima mobil Hyundai yang dirakit di Tanah Air: Stargazer, Creta, Kona Electric, Ioniq 5, dan Santa Fe.

Seluruh operasional pabrik telah mengadopsi standar internasional, termasuk area produksi utama seperti press shop, body shop, paint shop, engine shop, hingga assembly shop.

Terungkap! Pabrik Baterai Hyundai di Karawang: Lahirkan 120 Ribu Sel Penggerak Masa Depan Tiap Hari!

Menariknya, saat ini HMMI masih menggunakan satu jalur produksi untuk merakit kendaraan konvensional (ICE) dan kendaraan listrik secara berdampingan. Namun, terdapat area khusus untuk pemasangan baterai kendaraan listrik.

Tak hanya itu, HMMI juga memiliki proving ground sendiri untuk menguji ketahanan setiap kendaraan yang selesai dirakit. Di sinilah, seluruh komponen mobil diuji dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca yang disesuaikan dengan karakteristik Indonesia.

Baca Juga: Baterai Made in Indonesia Bikin TKDN Dikejar 80 Persen dan Harga Hyundai Kona Electric Bersahabat

Kisah sukses pabrik baterai Hyundai di Karawang adalah secercah harapan bagi masa depan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan kapasitas produksi yang masif dan kualitas yang diakui hingga pasar global, HLI Green Power membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi pemain kunci dalam rantai pasok baterai EV dunia. Sebuah langkah besar menuju era mobilitas yang lebih hijaudanmandiri.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rekomendasi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved