Volvo Jadi Merek Mobil Pertama yang Terintegrasi dengan Google Gemini
Minggu, 25 Mei 2025 - 15:34 WIB
loading...
Volvo Jadi Merek Mobil Pertama yang gunakan AIS. foto/ DOK Volvo
A
A
A
BERLIN - Google Gemini akan diperluas dari telepon pintar ke jam tangan pintar, TV, dan mobil tahun ini. Di Google I/O, Volvo secara resmi menjadi perusahaan pertama yang mengintegrasikan Google Gemini ke dalam kendaraannya melalui Android Auto.
BACA JUGA - Bingung Rencanakan Perjalanan, Google Gemini Solusinya
Google Gemini telah digunakan pada Volvo EX90 di Google I/O.
Sebelumnya, Volvo merupakan perusahaan pertama yang menggunakan Android Auto dalam sistem infotainment kendaraan, dimulai dengan submerek Polestar.
Pada akhir tahun 2025, Gemini akan menggantikan Google Assistant di kendaraan Volvo.
Keunggulan Gemini adalah pengguna dapat menggunakan perintah suara dalam bahasa sederhana untuk mengendalikan sistem kendaraan, memberikan ringkasan pesan yang diterima, memberikan saran perjalanan ke tempat menarik lengkap dengan navigasi, dan mengingat tempat parkir mobil.
Sebelumnya, dengan kemajuan pesat teknologi ini, peran AI dalam desain kendaraan telah menjadi topik utama diskusi di kalangan pemimpin industri.
Sementara beberapa orang melihatnya sebagai revolusi, ada juga kekhawatiran tentang kemungkinan AI sepenuhnya menggantikan kreativitas manusia di bidang ini.
Kepala Desain Global Mercedes-Benz, Gorden Wagener, dan Kepala Desain Maserati, Klaus Busse, berbagi pandangan berbeda tentang masa depan AI dalam desain otomotif.
Dalam wawancara baru-baru ini dengan ABC, Wagener mengakui bahwa Mercedes-Benz telah mengintegrasikan AI ke dalam proses desain mereka, tetapi teknologinya masih belum sempurna.
Ia menyoroti tantangan yang dihadapi dalam menyusun konsep yang dihasilkan AI, dengan menyatakan bahwa “99% dari apa yang dihasilkan AI tidak berguna, dan kuantitasnya adalah tantangan utamanya.”
Meski begitu, Wagener memperkirakan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan, AI akan memainkan peran dominan dalam desain kendaraan, bahkan berpotensi membuat desainer manusia tak lagi dibutuhkan.
Ia bercanda menyatakan bahwa penggantinya mungkin suatu hari nanti hanya sebuah mesin yang jauh lebih murah daripada gaji seorang desainer.
BACA JUGA - Bingung Rencanakan Perjalanan, Google Gemini Solusinya
Google Gemini telah digunakan pada Volvo EX90 di Google I/O.
Sebelumnya, Volvo merupakan perusahaan pertama yang menggunakan Android Auto dalam sistem infotainment kendaraan, dimulai dengan submerek Polestar.
Pada akhir tahun 2025, Gemini akan menggantikan Google Assistant di kendaraan Volvo.
Keunggulan Gemini adalah pengguna dapat menggunakan perintah suara dalam bahasa sederhana untuk mengendalikan sistem kendaraan, memberikan ringkasan pesan yang diterima, memberikan saran perjalanan ke tempat menarik lengkap dengan navigasi, dan mengingat tempat parkir mobil.
Sebelumnya, dengan kemajuan pesat teknologi ini, peran AI dalam desain kendaraan telah menjadi topik utama diskusi di kalangan pemimpin industri.
Sementara beberapa orang melihatnya sebagai revolusi, ada juga kekhawatiran tentang kemungkinan AI sepenuhnya menggantikan kreativitas manusia di bidang ini.
Kepala Desain Global Mercedes-Benz, Gorden Wagener, dan Kepala Desain Maserati, Klaus Busse, berbagi pandangan berbeda tentang masa depan AI dalam desain otomotif.
Dalam wawancara baru-baru ini dengan ABC, Wagener mengakui bahwa Mercedes-Benz telah mengintegrasikan AI ke dalam proses desain mereka, tetapi teknologinya masih belum sempurna.
Ia menyoroti tantangan yang dihadapi dalam menyusun konsep yang dihasilkan AI, dengan menyatakan bahwa “99% dari apa yang dihasilkan AI tidak berguna, dan kuantitasnya adalah tantangan utamanya.”
Meski begitu, Wagener memperkirakan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan, AI akan memainkan peran dominan dalam desain kendaraan, bahkan berpotensi membuat desainer manusia tak lagi dibutuhkan.
Ia bercanda menyatakan bahwa penggantinya mungkin suatu hari nanti hanya sebuah mesin yang jauh lebih murah daripada gaji seorang desainer.
(wbs)
Lihat Juga :