Dari Peniru iPhone Menjadi Raja EV China: Kisah Xiaomi Mengguncang Pasar Otomotif Dunia
Kamis, 29 Mei 2025 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, SU7, satu-satunya kendaraan lain Xiaomi, telah dibandingkan dengan Porsche Taycan. Sebuah purwarupa dari Xiaomi SU7 Ultra, versi performa tinggi dari sedan empat pintu tersebut, bahkan berhasil mengungguli mobil-mobil dari Porsche, Tesla, dan pembuat supercar listrik Rimac di lintasan balap Nurburgring yang terkenal di Jerman.
Tantangan di Tengah Ambisi dan Tragedi
Namun, perjalanan Xiaomi di pasar EV tidaklah mulus. Perusahaan ini menghadapi beberapa tantangan berat. Sebuah kecelakaan pada akhir Maret lalu, yang melibatkan kendaraan mereka Xiaomi SU7 dan menewaskan tiga orang, memicu kekhawatiran serius.
Setelah insiden tersebut, pemerintah China mulai menindak keras cara produsen mobil memasarkan dan menguji perangkat lunak kendaraan self-driving.
Sam Abuelsamid, wakil presiden riset pasar di Telemetry, menyatakan bahwa penting untuk mengamati "penjualan Xiaomi selama setahun ke depan untuk melihat apakah ada dampak." Ia menambahkan, "Jika mereka dapat membuktikan kepada konsumen, membuktikan kepada publik, bahwa kendaraan mereka aman, mereka mungkin akan baik-baik saja."
![Dari Peniru iPhone Menjadi Raja EV China: Kisah Xiaomi Mengguncang Pasar Otomotif Dunia]()
Meski demikian, pasar EV China dikenal sangat kompetitif dan brutal. "Mereka perlu memperluas portofolio produk mereka dan mulai mencari pertumbuhan penjualan secara internasional, karena mereka juga akan menghadapi persaingan yang sangat ketat di China," kata Tu Le. "Dan saya tidak tahu apakah mereka bisa menjadi sangat besar seperti BYD."
Baca Juga: Terlalu Kencang, Xiaomi Turunkan Tenaga Kuda SU7 Ultra
Tantangan di Tengah Ambisi dan Tragedi
![Dari Peniru iPhone Menjadi Raja EV China: Kisah Xiaomi Mengguncang Pasar Otomotif Dunia]()
Namun, perjalanan Xiaomi di pasar EV tidaklah mulus. Perusahaan ini menghadapi beberapa tantangan berat. Sebuah kecelakaan pada akhir Maret lalu, yang melibatkan kendaraan mereka Xiaomi SU7 dan menewaskan tiga orang, memicu kekhawatiran serius. 
Setelah insiden tersebut, pemerintah China mulai menindak keras cara produsen mobil memasarkan dan menguji perangkat lunak kendaraan self-driving.
Sam Abuelsamid, wakil presiden riset pasar di Telemetry, menyatakan bahwa penting untuk mengamati "penjualan Xiaomi selama setahun ke depan untuk melihat apakah ada dampak." Ia menambahkan, "Jika mereka dapat membuktikan kepada konsumen, membuktikan kepada publik, bahwa kendaraan mereka aman, mereka mungkin akan baik-baik saja."

Meski demikian, pasar EV China dikenal sangat kompetitif dan brutal. "Mereka perlu memperluas portofolio produk mereka dan mulai mencari pertumbuhan penjualan secara internasional, karena mereka juga akan menghadapi persaingan yang sangat ketat di China," kata Tu Le. "Dan saya tidak tahu apakah mereka bisa menjadi sangat besar seperti BYD."
Baca Juga: Terlalu Kencang, Xiaomi Turunkan Tenaga Kuda SU7 Ultra
Lihat Juga :