Riset Penggunaan Lampu Rem yang Terbukti Mampu Mengurangi Angka Kecelakaan
Minggu, 15 Juni 2025 - 18:57 WIB
loading...
Riset Penggunaan Lampu Rem . FOTO/ CARSCOOPS
A
A
A
LONDON - Lampu rem pertama kali diperkenalkan pada tahun 1915. Sebuah studi oleh TU Graz pada tahun 2025 menemukan bahwa lampu rem di bagian depan kendaraan dapat mengurangi kecelakaan di persimpangan jalan sebesar 7,515% dan mengurangi cedera dalam 25% kasus.
BACA JUGA - Hyundai Tetap Gunakan Tombol Fisik pada Interior Beberapa Mobil Terbaru
Para peneliti menyarankan penggunaan lampu rem depan dan samping berwarna hijau untuk meningkatkan visibilitas, dan teknologi ini dapat diperkenalkan melalui pembaruan perangkat lunak tanpa modifikasi besar pada kendaraan yang ada.
Pada tahun 2025, para peneliti dari Institut Keselamatan Kendaraan di Universitas Teknologi Graz (TU Graz), Austria merilis sebuah studi yang menemukan bahwa lampu rem depan dapat mengurangi kecelakaan.
Peneliti menganalisis 200 kecelakaan di persimpangan dan menemukan bahwa antara 7,5 hingga 15% kecelakaan dapat dihindari jika lampu rem dipasang di depan kendaraan.
Dalam 25% kasus, cedera juga berkurang karena kecepatan kendaraan berkurang.
Lampu rem depan memperingatkan kendaraan yang mendekati persimpangan bahwa mereka akan berhenti atau melanjutkan perjalanan.
Pengemudi kemudian dapat mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan situasi untuk menghindari kecelakaan.
Para peneliti merekomendasikan agar lampu rem tidak hanya dipasang di depan tetapi juga di samping kendaraan sehingga kendaraan yang melaju dapat melihatnya dengan lebih mudah.
Mereka juga merekomendasikan agar lampu rem hijau digunakan untuk membedakannya dari lampu rem belakang dan agar lebih mudah dilihat.
Beberapa kendaraan EV sudah dilengkapi dengan lampu depan multiwarna sebagai hiasan.
Sistem lampu rem depan ini secara teoritis dapat diperkenalkan hari ini melalui pembaruan perangkat lunak. Sistem ini juga dapat ditambahkan ke kendaraan yang sudah ada tanpa proses modifikasi yang rumit.
Mungkin dalam waktu dekat, lampu rem depan seperti KITT dari seri Knight Rider akan menjadi norma baru pada kendaraan
BACA JUGA - Hyundai Tetap Gunakan Tombol Fisik pada Interior Beberapa Mobil Terbaru
Para peneliti menyarankan penggunaan lampu rem depan dan samping berwarna hijau untuk meningkatkan visibilitas, dan teknologi ini dapat diperkenalkan melalui pembaruan perangkat lunak tanpa modifikasi besar pada kendaraan yang ada.
Pada tahun 2025, para peneliti dari Institut Keselamatan Kendaraan di Universitas Teknologi Graz (TU Graz), Austria merilis sebuah studi yang menemukan bahwa lampu rem depan dapat mengurangi kecelakaan.
Peneliti menganalisis 200 kecelakaan di persimpangan dan menemukan bahwa antara 7,5 hingga 15% kecelakaan dapat dihindari jika lampu rem dipasang di depan kendaraan.
Dalam 25% kasus, cedera juga berkurang karena kecepatan kendaraan berkurang.
Lampu rem depan memperingatkan kendaraan yang mendekati persimpangan bahwa mereka akan berhenti atau melanjutkan perjalanan.
Pengemudi kemudian dapat mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan situasi untuk menghindari kecelakaan.
Para peneliti merekomendasikan agar lampu rem tidak hanya dipasang di depan tetapi juga di samping kendaraan sehingga kendaraan yang melaju dapat melihatnya dengan lebih mudah.
Mereka juga merekomendasikan agar lampu rem hijau digunakan untuk membedakannya dari lampu rem belakang dan agar lebih mudah dilihat.
Beberapa kendaraan EV sudah dilengkapi dengan lampu depan multiwarna sebagai hiasan.
Sistem lampu rem depan ini secara teoritis dapat diperkenalkan hari ini melalui pembaruan perangkat lunak. Sistem ini juga dapat ditambahkan ke kendaraan yang sudah ada tanpa proses modifikasi yang rumit.
Mungkin dalam waktu dekat, lampu rem depan seperti KITT dari seri Knight Rider akan menjadi norma baru pada kendaraan
(wbs)
Lihat Juga :