Toyota Pindahkan RAV4, Highlander, dan Sienna Listrik ke China

Jum'at, 20 Juni 2025 - 06:18 WIB
loading...
Toyota Pindahkan RAV4,...
Toyota Pindahkan RAV4. FOTO/ DOK TOYOTA
A A A
BEIJING - Toyota kini memasuki fase baru dalam strategi pasarnya di China, dengan pengumuman besar bahwa model-model utama seperti RAV4, Highlander dan Sienna akan dikembangkan secara lokal dengan mitra-mitra di negara tersebut.

BACA JUGA - Memahami Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Langkah ini menandai perubahan besar dalam pendekatan perusahaan terhadap pasar otomotif terbesar di dunia, dengan perusahaan-perusahaan seperti FAW (termasuk merek mewah Hongqi), GAC dan BYD yang lebih terlibat dalam proses pengembangan.

Keputusan ini menyusul pengumuman Toyota tentang kolaborasi dengan raksasa teknologi China seperti Xiaomi, Huawei dan Momenta untuk kendaraan generasi mendatang.

Fokusnya tidak lagi terbatas pada seri kendaraan listrik bZ saja. Sebaliknya, model-model lama seperti RAV4 dan Sienna juga akan dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen di China.

Perubahan besar ini didorong oleh diperkenalkannya kerangka kerja baru yang disebut RCE (Regional Chief Engineer) pada bulan April 2025. Melalui kerangka kerja ini, kewenangan pengembangan produk diserahkan kepada tim lokal untuk mempercepat desain, pengembangan, dan peluncuran model-model baru.

Sejak penerapan RCE, Toyota telah meluncurkan beberapa model khusus untuk pasar Tiongkok, termasuk FAW Toyota bZ5, GAC Toyota bZ3X, dan segera, bZ7.

Yang menarik, BYD menyumbangkan komponen EV utama untuk bZ5, sementara GAC memainkan peran penting dalam pengembangan bZ3X dan bZ7.

Dalam waktu dekat, Toyota juga akan memperkenalkan model baru yang dibangun di atas platform NEV yang dikembangkan oleh Hongqi, langkah lain untuk memperkuat kemitraan strategis.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, semua upaya R&D Toyota di Tiongkok, termasuk FAW Toyota, GAC Toyota, BYD Toyota, dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kendaraan Listrik Cerdas (IEM), kini dikonsolidasikan di bawah satu inisiatif yang disebut "One R&D".

Selain itu, GAC Toyota berencana untuk memperkenalkan varian REEV (kendaraan listrik isi ulang) dan PHEV dari model Highlander dan Sienna.

Kolaborasi teknologi juga menjadi landasan strategi baru ini. Xiaomi akan membantu mengintegrasikan perangkat pintar ke dalam kendaraan untuk mendukung sistem AIoT, Huawei akan menyumbangkan sistem HarmonyOS 5.0 dan pengembangan asisten suara berbasis AI, sementara Momenta akan memasok sistem pengemudian cerdas generasi berikutnya.

Sebagai hasil dari pendekatan ini, Toyota telah mampu mempercepat siklus pengembangan produknya. Menurut orang dalam, model seperti bZ5 dan bZ3X dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat daripada jika mereka hanya mengandalkan tim global.

Selain itu, penggunaan teknologi yang ada dari mitra lokal juga membantu mengurangi biaya dan waktu pemasaran.

Namun, Toyota tetap berkomitmen pada keselamatan. Sementara komponen desain dan fitur interior lebih terbuka terhadap pengaruh lokal, sistem utama seperti baterai, rem, dan kemudi harus mematuhi standar global perusahaan.

Respons pasar terhadap pendekatan ini juga menggembirakan. Misalnya, bZ3X mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit dalam waktu 40 hari sejak peluncuran. Hal ini berbeda dengan bZ4X, yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim global Toyota tetapi gagal memberikan dampak di Tiongkok.

Dengan reorganisasi R&D, kolaborasi ekstensif dengan perusahaan teknologi dan produsen lokal, serta komitmen terhadap kustomisasi produk, Toyota siap menghadapi tantangan pasar Tiongkok yang menuntut inovasi cepat, fitur cerdas, dan fleksibilitas tinggi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekomendasi
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Dibuka, 144 Pegolf Ambil Bagian
Berita Terkini
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berteknologi 3D Bespoke...
Berteknologi 3D Bespoke Scan, Otoproject Kenalkan Karpet Bisa Lakukan Pemetaan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved