Kepanikan di Puncak Kerajaan: Penjualan Anjlok, Elon Musk Penggal Tangan Kanannya Sendiri
Rabu, 09 Juli 2025 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan lagi sekadar perlambatan; ini adalah sebuah tren penurunan yang mengkhawatirkan, yang memaksa Musk untuk mencari kambing hitam.
Ironisnya, hanya beberapa hari sebelum dipecat, ia masih dengan bangga merayakan peluncuran layanan robotaxi di platform X, menyebutnya sebagai puncak dari kerja keras bertahun-tahun.
Pemecatannya menunjukkan bahwa di dunia Elon Musk, loyalitas dan sejarah panjang tidak akan mampu menyelamatkan Anda dari amarahnya ketika angka penjualan berwarna merah.
"Alih-alih meluncurkan model baru yang terjangkau untuk mendorong penjualan, Musk justru lebih fokus pada pengembangan layanan robotaxi, robot humanoid, dan teknologi kecerdasan buatan (AI)," ujar seorang analis industri.
Ironi Sang 'Tangan Kanan'
Nasib Omead Afshar adalah sebuah drama ironis. Dijuluki sebagai "tangan kanan Musk" oleh The Wall Street Journal, Afshar adalah salah satu eksekutif paling berpengaruh yang telah bersama Tesla sejak 2017.Ironisnya, hanya beberapa hari sebelum dipecat, ia masih dengan bangga merayakan peluncuran layanan robotaxi di platform X, menyebutnya sebagai puncak dari kerja keras bertahun-tahun.
Pemecatannya menunjukkan bahwa di dunia Elon Musk, loyalitas dan sejarah panjang tidak akan mampu menyelamatkan Anda dari amarahnya ketika angka penjualan berwarna merah.
Distraksi Sang Visioner dan Akar Masalah yang Sebenarnya
Di sinilah letak kritik paling tajam bagi Musk dan Tesla. Di saat penjualan mobil—yang merupakan bisnis inti mereka—sedang sekarat, Musk justru terlihat lebih asyik dengan "mainan" barunya."Alih-alih meluncurkan model baru yang terjangkau untuk mendorong penjualan, Musk justru lebih fokus pada pengembangan layanan robotaxi, robot humanoid, dan teknologi kecerdasan buatan (AI)," ujar seorang analis industri.
Lihat Juga :