Penjualan Kendaraan Menurun, Kinerja Pembiayaan Digenjot
Kamis, 17 Juli 2025 - 15:19 WIB
loading...
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bersama PT Mandiri Utama Finance (MUF) menggelar Mandiri Auto Fest 2025 di Surabaya
A
A
A
JAKARTA - [arabOpen][arabClose][arabOpen][arabClose]Selama pertengahan tahun 2025, pasar otomotif, baik roda dua atau roda empat mengalami penurunan. Dalam catatan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor selama semester I 2025 sebanyak 3.104.629 unit.
Jumlah itu turun dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 3.170.994 unit, atau turun sebanyak 66.365 unit.
Sedangkan untuk mobil, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat retail atau penjualan langsung ke konsumen pada Januari-Juni 2025 berjumlah 390.467 unit, turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mengalami penyusutan 8,6 persen menjadi 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.
Guna menggairahkan pasar otomotif, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bersama PT Mandiri Utama Finance (MUF) menggelar Mandiri Auto Fest 2025 di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Acara tersebut diselenggarakan mulai 16 hingga 20 Juli 2025.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jawa Timur dan mempermudah akses pembiayaan kendaraan bagi masyarakat,” kata Senior Vice President Consumer Loan Group Bank Mandiri, Reza Adriansyah, Kamis (17/7/2025).
Regional Chief Executive Officer (RCEO) Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Hendra Wahyudi menjelaskan bahwa, Jawa Timur merupakan salah satu kontributor utama dalam penyaluran pembiayaan kendaraan nasional. “Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar dalam industri otomotif, didukung oleh populasi yang besar, tingkat konsumsi yang tinggi, dan infrastruktur yang terus berkembang,” terangnya.
Karena itu, lanjut dia, Mandiri Auto Fest di Surabaya menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan pembiayaan kendaraan Bank Mandiri kepada masyarakat. “Pameran ini juga bertujuan mendorong percepatan kepemilikan kendaraan yang akan mendukung produktivitas dan aktivitas perekonomian di wilayah ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga menyampaikan, MUF menyediakan berbagai solusi pembiayaan termasuk untuk kendaraan listrik berupa battery electric vehicle (BEV) ataupun hybrid electric vehicle (HEV). “Mandiri Auto Fest 2025 menjadi wujud nyata sinergi MUF dengan Bank Mandiri dalam menghadirkan pembiayaan kendaraan yang mudah, nyaman, dan terjangkau,” katanya.
Selain itu, Mandiri Auto Fest 2025 Surabaya juga dilengkapi dengan program trade-in, test drive berbagai tipe kendaraan, serta layanan konsultasi pembiayaan yang memudahkan pengunjung memperoleh informasi dan simulasi pembiayaan secara langsung. “Khusus untuk nasabah Bank Mandiri, proses pengajuan kepemilikan mudah,” jelasnya.
Jumlah itu turun dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 3.170.994 unit, atau turun sebanyak 66.365 unit.
Sedangkan untuk mobil, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat retail atau penjualan langsung ke konsumen pada Januari-Juni 2025 berjumlah 390.467 unit, turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mengalami penyusutan 8,6 persen menjadi 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.
Guna menggairahkan pasar otomotif, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bersama PT Mandiri Utama Finance (MUF) menggelar Mandiri Auto Fest 2025 di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Acara tersebut diselenggarakan mulai 16 hingga 20 Juli 2025.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jawa Timur dan mempermudah akses pembiayaan kendaraan bagi masyarakat,” kata Senior Vice President Consumer Loan Group Bank Mandiri, Reza Adriansyah, Kamis (17/7/2025).
Regional Chief Executive Officer (RCEO) Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Hendra Wahyudi menjelaskan bahwa, Jawa Timur merupakan salah satu kontributor utama dalam penyaluran pembiayaan kendaraan nasional. “Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar dalam industri otomotif, didukung oleh populasi yang besar, tingkat konsumsi yang tinggi, dan infrastruktur yang terus berkembang,” terangnya.
Karena itu, lanjut dia, Mandiri Auto Fest di Surabaya menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan pembiayaan kendaraan Bank Mandiri kepada masyarakat. “Pameran ini juga bertujuan mendorong percepatan kepemilikan kendaraan yang akan mendukung produktivitas dan aktivitas perekonomian di wilayah ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga menyampaikan, MUF menyediakan berbagai solusi pembiayaan termasuk untuk kendaraan listrik berupa battery electric vehicle (BEV) ataupun hybrid electric vehicle (HEV). “Mandiri Auto Fest 2025 menjadi wujud nyata sinergi MUF dengan Bank Mandiri dalam menghadirkan pembiayaan kendaraan yang mudah, nyaman, dan terjangkau,” katanya.
Selain itu, Mandiri Auto Fest 2025 Surabaya juga dilengkapi dengan program trade-in, test drive berbagai tipe kendaraan, serta layanan konsultasi pembiayaan yang memudahkan pengunjung memperoleh informasi dan simulasi pembiayaan secara langsung. “Khusus untuk nasabah Bank Mandiri, proses pengajuan kepemilikan mudah,” jelasnya.
(wbs)
Lihat Juga :