Mitsubishi eK Cross dan eK Wagon 2025 Diperkenalkan, Ada Perubahan Kecil
Selasa, 29 Juli 2025 - 06:57 WIB
loading...
Mitsubishi eK Cross. FOTO/ MMC
A
A
A
TOKYO - Mitsubishi Motors Corporation telah memperkenalkan eK Cross dan eK Wagon dengan sejumlah perubahan bagi pelanggan di Jepang, dengan penjualan yang akan dimulai pada 24 Juli.
BACA JUGA - Mitsubishi Siap Bangkitkan Masa Jaya Mitsubishi Ralliart
Perubahan tersebut mencakup kepatuhan terhadap peraturan baru dan beberapa pembaruan tampilan.
Salah satu perubahan utama adalah kepatuhan sistem pengereman Forward Collision Mitigation (FCM) terhadap peraturan baru, yang mencakup modifikasi dan penambahan pada tampilan peringatan dan kontrol lampu peringatan.
Selain itu, eK Cross hadir dengan pilihan warna bodi baru, Natural Ivory Metallic, dan kini memiliki total 10 warna, terdiri dari lima warna tunggal dan lima warna dua warna.
Meskipun memiliki banyak kesamaan, eK Cross dan eK Wagon memiliki beberapa perbedaan dalam hal dimensi dan pilihan mesin.
Kedua model memiliki panjang 3395 milimeter (mm), lebar 1475 mm, jarak sumbu roda 2495 mm, dan jarak bebas ke tanah minimum 155 mm.
Radius putar minimum untuk kedua model adalah 4,5 meter.
Namun, terdapat perbedaan tinggi dan berat keseluruhan kendaraan. eK Wagon memiliki tinggi keseluruhan 1650 mm untuk 2WD dan 1670 mm untuk 4WD.
Sementara itu, eK X memiliki tinggi keseluruhan 1650 mm (standar) dan 1670 mm (untuk 4WD). Dengan tambahan rel atap opsional pabrikan, tingginya dapat mencapai 1665 mm atau 1685 mm.
Dari segi berat, eK Wagon lebih ringan, mulai dari 840 kg untuk 2WD dan 900 kg untuk 4WD. eK Cross lebih berat, mulai dari 860 kg (varian G 2WD) hingga 940 kg (varian T 4WD).
eK Wagon dibekali ban berukuran 155/65R14, sementara eK Cross menggunakan ban yang lebih besar, yaitu 165/55R15.
Kedua model dibekali mesin 660cc DOHC 12-katup 3-silinder yang dipadukan dengan transmisi CVT.
Perbedaan utama terletak pada pilihan mesin dan sistem hybrid. eK Wagon hanya hadir dengan mesin BR06 DOHC 12-katup 3-silinder.
Mesin ini memiliki tenaga maksimum 52 ps pada 6400 rpm dan torsi 60 Nm pada 3600 rpm. Rasio kompresi mesin adalah 12,0.
eK X, selain menggunakan mesin yang sama dengan eK Wagon (dengan spesifikasi tenaga dan torsi yang sama), juga menawarkan varian dengan mesin turbo.
Varian ini menghasilkan tenaga lebih tinggi, yaitu 64 ps pada 5.600 rpm dan torsi 100 Nm pada 2.400-4.000 rpm. Rasio kompresi untuk varian turbo ini adalah 9,2.
Selain itu, eK X juga menawarkan sistem hibrida dengan motor listrik SM21 (motor listrik sinkron AC) yang menghasilkan tenaga 2,0 kilowatt [2,7 ps] pada 1.200 rpm dan torsi 40 Nm pada 100 rpm.
BACA JUGA - Mitsubishi Siap Bangkitkan Masa Jaya Mitsubishi Ralliart
Perubahan tersebut mencakup kepatuhan terhadap peraturan baru dan beberapa pembaruan tampilan.
Salah satu perubahan utama adalah kepatuhan sistem pengereman Forward Collision Mitigation (FCM) terhadap peraturan baru, yang mencakup modifikasi dan penambahan pada tampilan peringatan dan kontrol lampu peringatan.
Selain itu, eK Cross hadir dengan pilihan warna bodi baru, Natural Ivory Metallic, dan kini memiliki total 10 warna, terdiri dari lima warna tunggal dan lima warna dua warna.
Meskipun memiliki banyak kesamaan, eK Cross dan eK Wagon memiliki beberapa perbedaan dalam hal dimensi dan pilihan mesin.
Kedua model memiliki panjang 3395 milimeter (mm), lebar 1475 mm, jarak sumbu roda 2495 mm, dan jarak bebas ke tanah minimum 155 mm.
Radius putar minimum untuk kedua model adalah 4,5 meter.
Namun, terdapat perbedaan tinggi dan berat keseluruhan kendaraan. eK Wagon memiliki tinggi keseluruhan 1650 mm untuk 2WD dan 1670 mm untuk 4WD.
Sementara itu, eK X memiliki tinggi keseluruhan 1650 mm (standar) dan 1670 mm (untuk 4WD). Dengan tambahan rel atap opsional pabrikan, tingginya dapat mencapai 1665 mm atau 1685 mm.
Dari segi berat, eK Wagon lebih ringan, mulai dari 840 kg untuk 2WD dan 900 kg untuk 4WD. eK Cross lebih berat, mulai dari 860 kg (varian G 2WD) hingga 940 kg (varian T 4WD).
eK Wagon dibekali ban berukuran 155/65R14, sementara eK Cross menggunakan ban yang lebih besar, yaitu 165/55R15.
Kedua model dibekali mesin 660cc DOHC 12-katup 3-silinder yang dipadukan dengan transmisi CVT.
Perbedaan utama terletak pada pilihan mesin dan sistem hybrid. eK Wagon hanya hadir dengan mesin BR06 DOHC 12-katup 3-silinder.
Mesin ini memiliki tenaga maksimum 52 ps pada 6400 rpm dan torsi 60 Nm pada 3600 rpm. Rasio kompresi mesin adalah 12,0.
eK X, selain menggunakan mesin yang sama dengan eK Wagon (dengan spesifikasi tenaga dan torsi yang sama), juga menawarkan varian dengan mesin turbo.
Varian ini menghasilkan tenaga lebih tinggi, yaitu 64 ps pada 5.600 rpm dan torsi 100 Nm pada 2.400-4.000 rpm. Rasio kompresi untuk varian turbo ini adalah 9,2.
Selain itu, eK X juga menawarkan sistem hibrida dengan motor listrik SM21 (motor listrik sinkron AC) yang menghasilkan tenaga 2,0 kilowatt [2,7 ps] pada 1.200 rpm dan torsi 40 Nm pada 100 rpm.
(wbs)
Lihat Juga :