Xiaomi Akan Memperbaiki Fitur Otonom SU7 dari Jarak Jauh

Jum'at, 19 September 2025 - 20:25 WIB
loading...
Xiaomi Akan Memperbaiki...
Xiaomi SU7. FOTo/ DOK SindoNews
A A A
BEIJING - Raksasa teknologi konsumen China Xiaomi akan memperbaiki cacat jarak dalam sistem pengemudi bantuan di lebih dari 110.000 mobil listrik populer, SU7 mengatakan perusahaan dan pihak berwenang hari ini, beberapa bulan setelah kecelakaan fatal yang melibatkan model tersebut.

BACA JUGA - Bos Xiaomi Beberkan Spesifikasi Ponsel Xiaomi Mi 10i 5G

Perusahaan teknologi dan pembuat mobil China menginvestasikan miliaran dolar dalam teknologi mengemudi yang cerdas.

Namun, Beijing bertindak untuk memperketat aturan keselamatan setelah mobil Xiaomi SU7 dalam mode mengemudi, yang terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan tiga mahasiswa awal tahun ini.

Insiden itu menimbulkan kekhawatiran tentang mengiklankan mobil sebagai mampu mengendarai otonomi.

Saat ini, Administrasi Negara untuk peraturan pasar mengatakan sistem bantuan jalan raya Xiaomi menunjukkan kemampuan pengakuan, peringatan, dan operasi yang tidak memadai dalam menghadapi beberapa situasi mengemudi yang ekstrem.

Hak ini adalah untuk menabrak tabrakan jika pengemudi gagal untuk segera campur tangan, kata otoritas pengatur.

Xiaomi akan meningkatkan model SU7 standar yang dirilis sebelum 30 Agustus 2025, kata perusahaan itu dalam pertanyaan dan jawaban di platform media sosial Weibo.

"Xiaomi selalu menempatkan keselamatan konsumen sebagai prioritas utama," katanya, menambahkan bahwa, meskipun tidak ada bagian fisik yang perlu diganti, itu akan mengelola perbaikan sesuai dengan prosedur retraksi.

Ini melibatkan 116.887 mobil, kata regulator.

Tiga siswa terbunuh pada bulan Maret setelah Xiaomi Su7 mereka ditabrak oleh penghalang beton jalan raya di Provinsi Anhui, China Timur.

Sebelum pelanggaran, kendaraan berada di autopilot Xiaomi pada autopilot pada autopilot dengan 116 kilometer per jam, menurut pernyataan perusahaan pada saat itu.

Saat bergerak di jalan raya dengan pekerjaan perbaikan jalan, kendaraan mendeteksi rintangan di depan, mengeluarkan peringatan dan menyerahkan kendali kepada pengemudi, kata Xiaomi.

Namun, beberapa detik kemudian, kendaraan melanggar penghalang dengan kecepatan sekitar 97 kilometer per jam.

Siaran Rekaman Online menunjukkan mobil yang terbakar di jalan raya dan kemudian bangkai mobil yang terbakar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Rekomendasi
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Bangun Integritas, FIFGROUP...
Bangun Integritas, FIFGROUP Sabet IRCA 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved