Perbandingan Pajak Lamborghini di Malaysia Vs Indonesia

Rabu, 24 September 2025 - 17:26 WIB
loading...
Perbandingan Pajak Lamborghini...
Perbandingan pajak Lamborghini di Malaysia dan Indonesia ternyata jauh berbeda. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Memiliki Lamborghini bukan hanya tentang gaya dan kecepatan, tetapi juga tentang kesiapan finansial untuk menanggung biaya tahunan yang tak main-main, termasuk pajak kendaraan.

Pajak kendaraan mewah seperti Lamborghini menjadi salah satu aspek penting yang membedakan kepemilikan mobil sport ini di berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia.

Meski sama-sama dikenal dengan pajak yang cukup tinggi, perhitungan dan jenis pajak yang berlaku di masing-masing negara memiliki karakteristik tersendiri.

Memahami perbedaan ini dapat memberikan gambaran jelas bagi para pemilik maupun calon pembeli terkait beban fiskal yang harus dipenuhi saat memutuskan memiliki Lamborghini di dua negara tersebut. Malaysia dan Indonesia menerapkan sistem pajak yang berbeda untuk mobil mewah.

Di Malaysia, pajak utama yang dipungut adalah pajak jalan tahunan yang dihitung berdasarkan kapasitas mesin, klasifikasi kendaraan, dan wilayah pendaftaran, sedangkan di Indonesia pajak lebih didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang persentasenya dihitung berdasarkan nilai jual kendaraan.

Pajak Lamborghini di Malaysia vs Indonesia

1. Pajak Lamborghini di Malaysia

Di Malaysia, pajak tahunan kendaraan (disebut road tax atau cukai jalan) dihitung berdasarkan kapasitas mesin (cc) dan klasifikasi kendaraan (sedan vs non-sedan). Misalnya, Lamborghini Aventador yang memiliki mesin 6.498 cc diklasifikasikan sebagai sedan (saloon) dikenakan pajak tahunan sebesar RM17,871 (sekitar Rp59 juta) di Semenanjung Malaysia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Masih Penasaran, Lamborghini...
Masih Penasaran, Lamborghini Siap Rakit Ulang Mobil Listrik Baru Tahun Ini
Kiamat EV Mewah 2026:...
Kiamat EV Mewah 2026: Mercedes Obral Diskon Rp850 Juta, Lamborghini Menyerah
Lanzador Gugur Sebelum...
Lanzador Gugur Sebelum Dilahirkan, Lamborghini Batalkan Proyek EV Pertamanya
Miura SVR Concept Ini...
Miura SVR Concept Ini Mempertegas Lamborghini Tak Akan Hidupkan Lagi Miura
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Lamborghini yang Tewaskan...
Lamborghini yang Tewaskan Diogo Jota Punya Catatan Buruk Keselamatan
Cerita Negara Terkaya...
Cerita Negara Terkaya di Dunia Bangkrut setelah Mengimpor Lamborghini dan Ferrari
Rekomendasi
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved