Perbandingan Pajak Lamborghini di Malaysia Vs Indonesia

Rabu, 24 September 2025 - 17:26 WIB
loading...
A A A
Jika terdaftar di bawah perusahaan, jumlahnya bahkan bisa melonjak hingga lebih dari RM53,000 (sekitar Rp175 juta). Berbeda dengan coupe, Lamborghini Urus yang merupakan SUV dengan kapasitas mesin 3.996 cc dikategorikan sebagai kendaraan non-sedan.

Pajaknya pun jauh lebih rendah, yaitu RM3,233.60 (sekitar Rp10,7 juta) per tahun. Huracán yang bermesin 5.204 cc berada di tengah-tengah dengan pajak sekitar RM12,048 (sekitar Rp39,8 juta).

Sistem pajak jalan Malaysia bersifat progresif, artinya semakin besar kapasitas mesin di atas 3.000 cc, semakin tinggi biaya tambahan per cc RM4.50/cc untuk sedan dan RM1.60/cc untuk non-sedan.

2. Pajak Lamborghini di Indonesia

Sementara di Indonesia, sistem pajak kendaraan mewah seperti Lamborghini terdiri dari dua komponen utama: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

PKB biasanya sebesar 1,5% hingga 2% dari nilai jual kendaraan, sementara BBNKB mencapai 10–12,5%, tergantung peraturan daerah. Dengan harga jual Lamborghini yang bisa mencapai puluhan miliar, pajak yang harus dibayar pun sangat tinggi.

Contohnya, Lamborghini Aventador LP770 dengan harga Rp22 miliar dikenakan PKB sekitar Rp450 juta dan BBNKB Rp2,8 miliar, menghasilkan total pajak tahunan sekitar Rp3,2 miliar. Huracán EVO 2021 dengan harga Rp12 miliar memiliki PKB sekitar Rp240 juta, dan total pajak sekitar Rp1,8 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Masih Penasaran, Lamborghini...
Masih Penasaran, Lamborghini Siap Rakit Ulang Mobil Listrik Baru Tahun Ini
Kiamat EV Mewah 2026:...
Kiamat EV Mewah 2026: Mercedes Obral Diskon Rp850 Juta, Lamborghini Menyerah
Lanzador Gugur Sebelum...
Lanzador Gugur Sebelum Dilahirkan, Lamborghini Batalkan Proyek EV Pertamanya
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Lamborghini yang Tewaskan...
Lamborghini yang Tewaskan Diogo Jota Punya Catatan Buruk Keselamatan
Cerita Negara Terkaya...
Cerita Negara Terkaya di Dunia Bangkrut setelah Mengimpor Lamborghini dan Ferrari
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved