Dewa United Motorsports Rajai Sprint Rally Semarang, Bongkar Resep Juara di Sirkuit Sulit
Senin, 29 September 2025 - 20:48 WIB
loading...
Kemenangan di Semarang menjadi modal besar bagi Dewa United Motorsports untuk menghadapi putaran selanjutnya. Foto: Dewa United Motorsports
A
A
A
SEMARANG - Debu pertarungan sengit akhirnya mereda di Sirkuit POJ City, Semarang, setelah digelarnya putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally pada 27-28 September 2025.
Di antara deru mesin dan decit ban, satu nama keluar sebagai penguasa mutlak: Dewa United Motorsports. Tim ini tidak hanya menang, tetapi tampil merajai berbagai kelas dan mengunci gelar Juara Tim dengan tambahan 30 poin krusial.
Penampilan dominan di sirkuit yang terkenal teknikal dengan tikungan-tikungan tajam ini menjadi bukti kekuatan mereka di musim 2025.
Resep Juara: Sinergi Manusia dan Mesin
Di balik kemenangan besar ini, terungkap "resep juara" yang menjadi fondasi kesuksesan tim. Menurut Team Director Dewa United Motorsports, Kusuma Bagja, kemenangan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang matang di dua sektor utama.
“Kunci keberhasilan tim Dewa United Motorsports menjadi juara tim adalah kematangan pembalap dan mobil. Pembalap harus menjaga kondisi fisiknya tetap prima, sementara setting mobil harus disesuaikan dengan karakter trek yang sangat teknikal,” jelas Kusuma Bagja.
Resep ini terbukti ampuh. Pembalap Muliana Saleh, yang berhasil naik podium ketiga di kelas R1 dengan Toyota Corolla DX (catatan waktu 25 menit 58,6 detik), mengamini pentingnya persiapan fisik.
“Saya harus menjaga fisik sebelum balapan reli ini berlangsung. Saya rutin berlari dan bersepeda agar stamina semakin kuat, karena di reli seperti ini fisik sangat menentukan hasil akhir,” pungkas Muliana.
Dominasi di Berbagai Medan Perang
Kekuatan Dewa United Motorsports terpampang nyata dari kemampuan mereka menaklukkan berbagai kelas dengan mobil yang berbeda-beda, menunjukkan kedalaman skuad dan kehebatan tim mekanik mereka.
Di kelas R2, Indie Fiancoko bersama co-driver Deni Danismar tampil konsisten dan merebut posisi pertama dengan Toyota Corolla DX bermesin K20, mencatatkan waktu 24 menit 01,7 detik.
Emmanuelle Amandio yang berpasangan dengan H. Rizky Fauzi juga menjadi yang tercepat di kelas F3 menggunakan Mitsubishi Lancer GTi dengan waktu 21 menit 20,5 detik.
Pereli muda Bintang Barlean bersama navigator Ronan Riwong keluar sebagai juara di kelas M1 yang bergengsi, mengandalkan Toyota Yaris Proto dengan waktu impresif 19 menit 54,8 detik.
Kemenangan juga diraih di kelas RC3 oleh TB Adhi dan navigator Fahrezi Fadh yang menaklukkan sirkuit dengan Ford Fiesta Rally 3 dalam waktu 19 menit 27,8 detik.
Pembalap tim lainnya seperti Andi Yusrizal (posisi ketujuh kelas M1, Subaru Impreza, 21 menit 20,5 detik) dan Krishna Adiyasa (posisi ke-10 kelas non-seeded, Honda Jazz GK5, 22 menit 52,8 detik) turut menyumbang poin berhargabagitim.
Di antara deru mesin dan decit ban, satu nama keluar sebagai penguasa mutlak: Dewa United Motorsports. Tim ini tidak hanya menang, tetapi tampil merajai berbagai kelas dan mengunci gelar Juara Tim dengan tambahan 30 poin krusial.
Penampilan dominan di sirkuit yang terkenal teknikal dengan tikungan-tikungan tajam ini menjadi bukti kekuatan mereka di musim 2025.
Resep Juara: Sinergi Manusia dan Mesin
![Dewa United Motorsports Rajai Sprint Rally Semarang, Bongkar Resep Juara di Sirkuit Sulit]()
Di balik kemenangan besar ini, terungkap "resep juara" yang menjadi fondasi kesuksesan tim. Menurut Team Director Dewa United Motorsports, Kusuma Bagja, kemenangan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang matang di dua sektor utama.
“Kunci keberhasilan tim Dewa United Motorsports menjadi juara tim adalah kematangan pembalap dan mobil. Pembalap harus menjaga kondisi fisiknya tetap prima, sementara setting mobil harus disesuaikan dengan karakter trek yang sangat teknikal,” jelas Kusuma Bagja.
Resep ini terbukti ampuh. Pembalap Muliana Saleh, yang berhasil naik podium ketiga di kelas R1 dengan Toyota Corolla DX (catatan waktu 25 menit 58,6 detik), mengamini pentingnya persiapan fisik.
“Saya harus menjaga fisik sebelum balapan reli ini berlangsung. Saya rutin berlari dan bersepeda agar stamina semakin kuat, karena di reli seperti ini fisik sangat menentukan hasil akhir,” pungkas Muliana.
Dominasi di Berbagai Medan Perang
![Dewa United Motorsports Rajai Sprint Rally Semarang, Bongkar Resep Juara di Sirkuit Sulit]()
Kekuatan Dewa United Motorsports terpampang nyata dari kemampuan mereka menaklukkan berbagai kelas dengan mobil yang berbeda-beda, menunjukkan kedalaman skuad dan kehebatan tim mekanik mereka.
Di kelas R2, Indie Fiancoko bersama co-driver Deni Danismar tampil konsisten dan merebut posisi pertama dengan Toyota Corolla DX bermesin K20, mencatatkan waktu 24 menit 01,7 detik.
Emmanuelle Amandio yang berpasangan dengan H. Rizky Fauzi juga menjadi yang tercepat di kelas F3 menggunakan Mitsubishi Lancer GTi dengan waktu 21 menit 20,5 detik.
Pereli muda Bintang Barlean bersama navigator Ronan Riwong keluar sebagai juara di kelas M1 yang bergengsi, mengandalkan Toyota Yaris Proto dengan waktu impresif 19 menit 54,8 detik.
Kemenangan juga diraih di kelas RC3 oleh TB Adhi dan navigator Fahrezi Fadh yang menaklukkan sirkuit dengan Ford Fiesta Rally 3 dalam waktu 19 menit 27,8 detik.
Pembalap tim lainnya seperti Andi Yusrizal (posisi ketujuh kelas M1, Subaru Impreza, 21 menit 20,5 detik) dan Krishna Adiyasa (posisi ke-10 kelas non-seeded, Honda Jazz GK5, 22 menit 52,8 detik) turut menyumbang poin berhargabagitim.
(dan)
Lihat Juga :