Ferrari Akhirnya Ungkap Detail Teknologi Mobil Listrik Pertamanya

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:28 WIB
loading...
Ferrari Akhirnya Ungkap...
Ferrari Akhirnya Ungkap Detail Teknologi Mobil Listrik . FOTO/ CARSCOOPS
A A A
MILAN - Ferrari kini siap mengukir babak baru dalam sejarahnya dengan mengungkap detail awal model listrik pertamanya, yang sementara dikenal sebagai Electrica.

Meskipun pasar supercar listrik masih kecil, merek Italia ini tetap yakin dengan arah masa depannya dan menjanjikan performa yang akan mempertahankan semangat "Cavallino Rampante" di era baru mobilitas tanpa emisi.

BACA JUGA - Ferrari Berusia 50 Tahun Dipamerkan di Ajang Ferrari Classiche Jakarta

Model Electrica digambarkan sebagai grand tourer dengan semangat yang mirip dengan GTC4Lusso, tetapi tetap mempertahankan posisi penggerak roda depan dan jarak sumbu roda yang relatif pendek, yaitu 2.960 mm, serupa dengan model Ferrari bermesin tengah lainnya.



Menariknya, sistem penggerak listrik dan baterai 800 volt dikembangkan sepenuhnya oleh Ferrari sendiri di pabrik Maranello.

Dalam mode Boost, keempat motor listriknya menghasilkan lebih dari 986 hp, sementara baterai 122 kWh menawarkan jangkauan berkendara sekitar 529 km menurut siklus WLTP.

Akselerasi dari 0–100 km/jam hanya membutuhkan waktu 2,5 detik, dengan kecepatan tertinggi 309 km/jam. Seperti model Ferrari modern lainnya, Electra juga dilengkapi sistem kontrol dinamika canggih yang didasarkan pada integrasi perangkat lunak dan perangkat keras yang kompleks.

Keempat motor yang digunakan tidak hanya memberikan akselerasi yang luar biasa tetapi juga tingkat kendali yang tinggi atas keseimbangan berkendara.

Dua motor belakang masing-masing menghasilkan 416 hp dan dapat berputar hingga 25.000 rpm, sementara dua motor depan (sama seperti unit pada model F80) menghasilkan 141 hp masing-masing dengan putaran maksimum 30.000 rpm.

Tenaga disalurkan secara optimal ke gardan belakang, dan sistem depan dapat dinonaktifkan sepenuhnya jika diperlukan.

Baterainya terdiri dari 14 modul (setiap modul berisi 15 sel) dan terintegrasi langsung ke dalam struktur sasis untuk menghasilkan distribusi bobot 47:53 antara depan dan belakang. Meskipun bobot totalnya diperkirakan sekitar 2.300 kg, sistem sasis aktif ini diharapkan mampu menutupi bobot tersebut dengan kemampuan pengendalian yang tajam.

Ferrari juga telah melengkapi Electrica dengan teknologi Ferrari Active Suspension Technology (FAST), yang menggunakan peredam kejut Multimatic dengan motor 48 volt untuk mengendalikan pergerakan bodi mobil dengan presisi tinggi.

Teknologi ini dipadukan dengan sistem kemudi independen empat roda, yang memungkinkan setiap roda belakang bergerak secara individual untuk memberikan tingkat stabilitas dan kendali yang solid.

Menariknya, Ferrari tidak menggunakan suara buatan untuk menggantikan deru mesin bensinnya. Sebaliknya, sebuah sistem khusus mendeteksi getaran nyata dari gardan belakang dan memperkuatnya ke dalam kabin, menciptakan pengalaman berkendara yang autentik.

Lebih lanjut, Electrica dilengkapi dengan sistem "perpindahan gigi virtual" dengan lima peta daya yang berbeda. Pengemudi dapat berpindah "gigi" menggunakan paddle shifter, sementara paddle downshift meniru efek pengereman mesin, seolah-olah menurunkan gigi saat mengerem sebelum tikungan.

Untuk saat ini, Ferrari masih merahasiakan tampilan dan harga model ini. Namun, peluncurannya diperkirakan akan dilakukan pada pertengahan 2026.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Berita Terkini
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved