Harga Mobil Listrik Murah Cuma Mimpi? Pabrikan Ramai-ramai Mengemis Insentif Lagi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:04 WIB
loading...
Harga Mobil Listrik...
Industri EV ramai-ramai mendesak pemerintah melanjutkan insentif, menjadikan komitmen investasi triliunan rupiah seperti dari Chery (Rp5,2 T) sebagai jaminan utamanya. Foto: Chery Indonesia
A A A
JAKARTA - Pelaku industri kendaraan listrik (EV) di Indonesia secara kolektif mengirimkan sinyal kuat kepada pemerintah: mendesak adanya jaminan keberlanjutan atas kebijakan insentif untuk unit yang dirakit secara lokal (Completely Knocked Down/CKD).

Stabilitas fiskal ini dinilai sebagai faktor fundamental yang secara langsung memengaruhi penetapan harga jual di tingkat konsumen dan menjadi landasan utama bagi realisasi komitmen investasi triliunan rupiah di sektor otomotif.

PT Chery Sales Indonesia (CSI), salah satu pemain utama yang telah berkomitmen pada perakitan lokal, menegaskan bahwa model bisnis dan struktur harga mereka saat ini sangat bergantung pada skema insentif tersebut.

Insentif sebagai Pengaman Harga
Harga Mobil Listrik Murah Cuma Mimpi? Pabrikan Ramai-ramai Mengemis Insentif Lagi

Posisi industri saat ini adalah bahwa insentif CKD memberikan keunggulan kompetitif yang krusial.

Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing PT CSI, menyoroti perbedaan strategi antara produsen CKD dan importir CBU (Completely Built Up).

“Kita kan sudah CKD. Sekarang kita sudah CKD dengan harga yang memang sudah segini jadi nggak berpengaruh dengan peraturan CBU (impor utuh) itu," ujar Rifkie.

Pernyataan ini secara tidak langsung menegaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah telah berhasil menciptakan dua "kasta" di pasar EV, di mana produsen yang berinvestasi di perakitan lokal (CKD) dilindungi dari tekanan harga.

Lebih lanjut, Rifkie memposisikan permintaan perpanjangan insentif ini sebagai langkah yang berpihak pada konsumen, yang esensial untuk menstimulasi permintaan pasar.

"Kalau dari kita sih yang penting gimana untuk konsumen saja. Kalau misalkan pemerintah bisa meneruskan untuk menstimulasi market lagi ya kita dukung. Artinya ini kan berpihak pada konsumen jadinya, kita bisa berikan harga yang lebih kompetitif dan konsumen semuanya bisa happy," tuturnya.

Ketergantungan Fiskal vs. Realisasi Investasi

Seruan industri untuk melanjutkan kebijakan insentif ini menggarisbawahi beberapa poin analisis kritis dari perspektif pasar dan investasi:

Validasi Ketergantungan Tinggi: Argumen industri ini adalah validasi paling jelas bahwa model bisnis EV di Indonesia saat ini belum mandiri secara komersial.

Pasar masih sangat bergantung pada stimulus fiskal pemerintah. Pertanyaan adalah: Apakah ekosistem ini mampu bertahan jika "alat bantu pernapasan" fiskal ini dihentikan di masa depan?

Insentif sebagai Jaminan Investasi: Ini adalah kritik berbasis data utama. Chery telah mengumumkan rencana investasi sebesar Rp5,2 triliun hingga tahun 2030 untuk pengembangan produksi hibrida, PHEV, dan EV murni.

Permintaan untuk melanjutkan insentif harus dibaca sebagai upaya korporasi untuk mengamankan iklim investasi dan memastikan Internal Rate of Return (IRR) atas komitmen masif tersebut.

Status Perakitan vs. Produksi Penuh: Data di lapangan menunjukkan bahwa Chery saat ini masih berkolaborasi dengan mitra perakitan, PT Handal Indonesia Motor (HIM).

Insentif ini berfungsi sebagai "jembatan" finansial yang krusial untuk mempercepat transisi dari fasilitas mitra ke pembangunan pabrik mandiri.

Pemerintah kini berada dalam posisi di mana stabilitas kebijakan insentif menjadi alat tawar (bargaining chip) utama.

Tuntutan industri ini menunjukkan bahwa realisasi investasi triliunan rupiah, seperti komitmen Rp 5,2 triliun dari Chery, sangat bergantung pada jaminan stimulus dari pemerintah.

Bagi investor, ini adalah sinyal bahwa profitabilitas di sektor EV Indonesia dalam jangka menengah masih akan sangat dipengaruhi oleh keputusan regulasi, bukan murni oleh permintaan pasar organik.

Keputusan pemerintah untuk melanjutkan atau menghentikan insentif ini akan menjadi katalis utama yang menentukan kecepatan adopsi EV dan realisasi investasi manufaktur didalamnegeri.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
iCAR V23 Diluncurkan...
iCAR V23 Diluncurkan dengan Sensasi Kental SUV Boxy Klasik
Tak Sekadar Penggerak...
Tak Sekadar Penggerak Roda, Ternyata Baterai Chery Q Punya Fungsi Lain
Fitur-fitur Cerdas Chery...
Fitur-fitur Cerdas Chery Q yang Jadi Pembeda dengan Mobil Listrik Lain
Antrean Pemesan iCar...
Antrean Pemesan iCar V23 Diklaim Sudah Membeludak
10 Keunggulan Chery...
10 Keunggulan Chery Q: Mobil Listrik Rp200 Jutaan Pesaing Geely EX2, Aion UT, Wuling Binguo
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Tantangan Purbaya soal...
Tantangan Purbaya soal Reformasi Pasar Modal: Kalau Hasilnya Bagus, Datang Minta Insentif
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved