City Car Listrik Honda Super One Siap Masuk Indonesia, Bisakah Lawan EV China?
Rabu, 29 Oktober 2025 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Pengisian Daya: DC Fast Charging (80% dalam 30 menit)
Fitur Lain: V2L (Output 1.500W), Honda Sensing (termasuk Traffic Jam Assist).
Tenaga 64 HP tergolong standar untuk EV kota. Di sinilah "Boost Mode" menjadi krusial untuk memberikan sensasi akselerasi "sporty" yang dijanjikan, meski data di atas kertas tidak impresif.
Jarak tempuh 295 km cukup untuk perkotaan, namun mungkin dianggap "pas-pasan" di pasar Rp300- rp400 jutaan yang mulai terbiasa dengan jarak diatas 400 km.
Keunggulan utama Honda terletak pada kecepatan DC Charging (30 menit) dan reputasi Honda Sensing.
Honda Super One (rilis 2026) adalah pertaruhan besar Honda di segmen EV kompak Asia Tenggara, khususnya di Indonesia.
Keberhasilannya di Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan Honda meyakinkan pasar untuk membayar "premium" atas "Joy of Driving"—sebuah nilai tak berwujud—di tengah gempuran EV China yang menawarkan harga murah ataufiturmelimpah.
Fitur Lain: V2L (Output 1.500W), Honda Sensing (termasuk Traffic Jam Assist).
Tenaga 64 HP tergolong standar untuk EV kota. Di sinilah "Boost Mode" menjadi krusial untuk memberikan sensasi akselerasi "sporty" yang dijanjikan, meski data di atas kertas tidak impresif.
Jarak tempuh 295 km cukup untuk perkotaan, namun mungkin dianggap "pas-pasan" di pasar Rp300- rp400 jutaan yang mulai terbiasa dengan jarak diatas 400 km.
Keunggulan utama Honda terletak pada kecepatan DC Charging (30 menit) dan reputasi Honda Sensing.
Honda Super One (rilis 2026) adalah pertaruhan besar Honda di segmen EV kompak Asia Tenggara, khususnya di Indonesia.
Keberhasilannya di Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan Honda meyakinkan pasar untuk membayar "premium" atas "Joy of Driving"—sebuah nilai tak berwujud—di tengah gempuran EV China yang menawarkan harga murah ataufiturmelimpah.
(dan)
Lihat Juga :