Fitur di Mitsubishi Destinator yang Membantu Berkendara Saat Hujan
Kamis, 30 Oktober 2025 - 01:18 WIB
loading...
A
A
A
4. Mode Berkendara Basah
Fitur unggulan kendaraan ini adalah kehadiran drive mode, yang salah satunya adalah 'Wet' untuk digunakan pada jalur basah atau musim hujan.
Kontrol traksi diatur, membuat komputer lebih banyak mengintervensi saat mengurangi slip roda ketika bermanuver. Lalu AYC meminimalkan understeer dan respon akselerasi, serta membuat bobot setir lebih berat atau tidak responsif.
Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar mengatakan, mode berkendara yang pantas dipakai dalam kondisi hujan adalah Basah. Mobil ini akan mengantisipasi dengan sendirinya, ketika setir tiba-tiba ketarik-tarik. Kalau kita gasnya agresif, dia akan lebih kalem dan itu menjaga stabilitas kendaraan ini,” terangnya.
5. Mode Berkendara Lumpur
Setelah hujan, sejumlah ruas jalan tergenang. Untuk beberapa area mode berkendara semi off-road Lumpur akan sangat berguna dan memberikan ketenangan.
6. AYC (Kontrol Yaw Aktif)
Merupakan fitur keselamatan aktif Destinator yang meningkatkan stabilitas saat menikung, dengan mengontrol distribusi gaya pengereman antar roda depan.
Hal itu mencegah understeer dan menjaga kendaraan tetap berada di jalur, terutama di jalan licin. Fitur ini bekerja sama dengan sistem lain seperti ABS, ASC, dan drive mode, untuk mengoptimalkan kendali dan kenyamanan pengemudi
7. Lampu Kabut LED
Lampu kabut LED yang terang dan efisien, sangat membantu saat hujan lebat atau serupa. Memotong tebalnya kabut dari arah bawah, sehingga pengemudi bisa mendapat visibilitas maksimal.
8. Ground Clearance Tinggi
Fitur unggulan kendaraan ini adalah kehadiran drive mode, yang salah satunya adalah 'Wet' untuk digunakan pada jalur basah atau musim hujan.
Kontrol traksi diatur, membuat komputer lebih banyak mengintervensi saat mengurangi slip roda ketika bermanuver. Lalu AYC meminimalkan understeer dan respon akselerasi, serta membuat bobot setir lebih berat atau tidak responsif.
Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar mengatakan, mode berkendara yang pantas dipakai dalam kondisi hujan adalah Basah. Mobil ini akan mengantisipasi dengan sendirinya, ketika setir tiba-tiba ketarik-tarik. Kalau kita gasnya agresif, dia akan lebih kalem dan itu menjaga stabilitas kendaraan ini,” terangnya.
5. Mode Berkendara Lumpur
Setelah hujan, sejumlah ruas jalan tergenang. Untuk beberapa area mode berkendara semi off-road Lumpur akan sangat berguna dan memberikan ketenangan.
6. AYC (Kontrol Yaw Aktif)
Merupakan fitur keselamatan aktif Destinator yang meningkatkan stabilitas saat menikung, dengan mengontrol distribusi gaya pengereman antar roda depan.
Hal itu mencegah understeer dan menjaga kendaraan tetap berada di jalur, terutama di jalan licin. Fitur ini bekerja sama dengan sistem lain seperti ABS, ASC, dan drive mode, untuk mengoptimalkan kendali dan kenyamanan pengemudi
7. Lampu Kabut LED
Lampu kabut LED yang terang dan efisien, sangat membantu saat hujan lebat atau serupa. Memotong tebalnya kabut dari arah bawah, sehingga pengemudi bisa mendapat visibilitas maksimal.
8. Ground Clearance Tinggi
Lihat Juga :