Ini 5 Alasan Psikologis Kenapa Bapak-Bapak (Gen X & Boomers) Ogah Beli Mobil Listrik!
Selasa, 18 November 2025 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
2. Kecemasan 'Tergantung Colokan'
Logika Boomers dan Gen X masih memegang prinsip bahwa mobil adalah medium untuk perjalanan jauh antar kota. Keterbatasan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang belum merata di setiap sudut menciptakan "kecemasan akut".Serangkaian pertanyaan praktis pun muncul: "Bagaimana kalau baterai habis di tengah jalan? Bagaimana jika antre charging? Bagaimana jika keluar kota tidak nemu SPKLU?"
Karena itu, Yuswohady menekankan kesalahan strategi pemasaran. "Jangan menjual EV sebagai future mobility (mobilitas masa depan). Tapi, jual sebagai zero hassle mobility (mobilitas tanpa repot) dengan bukti konkret: peta infrastruktur, rute perjalanan real-world, durasi charge nyata, dan solusi charge di rumah."
3. Kalkulasi TCO yang Masih 'Gelap'
Total Cost of Ownership (TCO) atau biaya kepemilikan total menjadi tembok penghalang berikutnya. Persoalannya bukan pada keengganan untuk berhemat."Menurut Yuswohady, Gen X dan Boomers bukannya tidak mau hemat. Tapi, mereka hanya anti membeli sesuatu yang perhitungannya tidak pasti," tulis analisis tersebut.
Ketidakpastian ini mencakup pertanyaan krusial: Berapa harga baterai jika rusak? Bagaimana nilai jual kembalinya (resale value)? Dan bagaimana perbandingan pasti biaya listrik versus BBM dalam jangka panjang?
Resistensi ini, kata Yuswohady, bisa diturunkan jika angkanya jelas. "Ada baiknya brand menyediakan tool kalkulator TCO resmi. Semakin jelas angkanya, semakin turun resistensinya."
Lihat Juga :