Kiamat Kecil Mobil Murah: Penjualan LCGC Terjun Bebas 34 Persen, Sinyal Bahaya Ekonomi RI

Sabtu, 29 November 2025 - 11:25 WIB
loading...
A A A

Jeritan Kelas Menengah dan Kritik Terselubung

PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sebagai salah satu penguasa pasar di segmen ini, tidak menampik kenyataan pahit tersebut.

Di sela hiruk-pikuk GJAW 2025 di ICE BSD City, Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM, memberikan analisis yang menyiratkan kekhawatiran mendalam.

"Secara year-to-date sampai Oktober, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, market yang paling turun itu adalah LCGC, penurunannya sebesar 4,1 persen (dalam pangsa pasar)," ujar Sri Agung. Pernyataan ini secara implisit menelanjangi kegagalan narasi pemulihan ekonomi di level akar rumput.

Sri Agung membedah lebih lanjut bahwa tekanan tidak hanya terjadi di LCGC. Segmen Low MPV—kakak kandung LCGC—juga terkoreksi pangsa pasarnya sebesar 2,4 persen. Bahkan, segmen Medium SUV pun ikut terseret turun di kisaran 1,1 persen. Namun, LCGC adalah korban terparah.

"Sekarang LCGC tinggal tiga (pemain), berarti marketnya tinggal 16,3 persen. Padahal dulunya di angka 21,4 persen. Jadi penurunannya paling banyak, secara absolut besar sekali," tegasnya.

Kegagalan Program atau Kegagalan Ekonomi?

Penurunan pangsa pasar dari 21,4 persen menjadi hanya 16,3 persen adalah lonceng bahaya. Dulu, program LCGC diluncurkan dengan ambisi mulia: agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memiliki mobil.

Program ini sempat sukses mendongkrak total penjualan nasional menembus angka psikologis 1 juta unit. Namun kini, segmen ini justru menjadi beban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat LCGC Ditinggalkan,...
Saat LCGC Ditinggalkan, Mobil Listrik Rp199 Juta Justru Jadi Primadona Baru
Ini Dia Keunggulan Service...
Ini Dia Keunggulan Service di Bengkel Resmi Astra Daihatsu
Daihatsu Bongkar Teknologi...
Daihatsu Bongkar Teknologi Rocky e-SMART Hybrid di GJAW 2025
Hadir di GJAW 2025,...
Hadir di GJAW 2025, Daihatsu Pamer 6 Inovasi Terbaru Otomotif
Daihatsu Copen Akan...
Daihatsu Copen Akan Mengakhiri Produksinya usai 20 Tahun Jadi Legenda
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Mobil Ringsek Tertabrak...
Mobil Ringsek Tertabrak Kereta Feeder Whoosh di Perlintasan Bandung Barat
MNC Insurance-Mandiri...
MNC Insurance-Mandiri Tunas Finance Gelar Pameran Otomotif, Gandeng Wuling dan Daihatsu
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved