Kiamat Kecil Mobil Murah: Penjualan LCGC Terjun Bebas 34 Persen, Sinyal Bahaya Ekonomi RI

Sabtu, 29 November 2025 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Kritik tajam patut dialamatkan pada ketidaksinkronan antara kenaikan harga kebutuhan pokok dan stagnannya pendapatan masyarakat. Mobil "murah" tak lagi murah ketika dompet rakyat kian tipis digerus inflasi.

First car buyer atau pembeli mobil pertama, yang menjadi nyawa segmen LCGC, kini lebih memilih menahan uangnya untuk bertahan hidup ketimbang membeli aset yang terdepresiasi.

"Selama ekonomi makroekonomi yang baik, bisa bergulir pertumbuhan ekonominya membaik, ada daya beli, secara bulanannya dia sehat pendapatannya, maka first car buyer memiliki daya bayar yang baik juga," tambah Sri Agung. Kalimat ini adalah sindiran halus namun tajam: jika makroekonomi tidak "menetes" ke bawah, industri otomotif akan terus berdarah.

Masa Depan yang Suram

Harapan kini digantungkan pada tahun depan. Daihatsu, dan mungkin seluruh pelaku industri, berdoa agar regulasi baru dan perbaikan ekonomi bisa menjadi defibrilator yang memacu kembali jantung pasar.

Namun, tanpa intervensi nyata dari pemerintah untuk memulihkan daya beli kelas menengah—bukan sekadar memberikan insentif pajak bagi mobil listrik mewah—segmen LCGC terancam hanya menjadi catatan kaki dalam sejarah otomotif nasional.

Angka 97.556 unit di tahun 2025 adalah peringatan keras. Jika kelas menengah terus "tertekan" dan diabaikan, target penjualan mobil nasional hanyalah angan-angan kosong, dan LCGC akan berevolusi dari "mobil murah ramah lingkungan" menjadi "mobil mewah yangtakterbeli".
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat LCGC Ditinggalkan,...
Saat LCGC Ditinggalkan, Mobil Listrik Rp199 Juta Justru Jadi Primadona Baru
Ini Dia Keunggulan Service...
Ini Dia Keunggulan Service di Bengkel Resmi Astra Daihatsu
Daihatsu Bongkar Teknologi...
Daihatsu Bongkar Teknologi Rocky e-SMART Hybrid di GJAW 2025
Hadir di GJAW 2025,...
Hadir di GJAW 2025, Daihatsu Pamer 6 Inovasi Terbaru Otomotif
Daihatsu Copen Akan...
Daihatsu Copen Akan Mengakhiri Produksinya usai 20 Tahun Jadi Legenda
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Mobil Ringsek Tertabrak...
Mobil Ringsek Tertabrak Kereta Feeder Whoosh di Perlintasan Bandung Barat
MNC Insurance-Mandiri...
MNC Insurance-Mandiri Tunas Finance Gelar Pameran Otomotif, Gandeng Wuling dan Daihatsu
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved