Pemerintah Bakar Uang Rp7 Triliun Demi Rayu Raksasa Otomotif Asing, Efektif atau Buntung?

Sabtu, 06 Desember 2025 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Ujian sesungguhnya baru akan dimulai pada 1 Januari 2026. Para produsen yang telah menikmati manisnya bebas pajak impor wajib membayar "utang" mereka dengan merakit mobil secara lokal (CKD) dalam jumlah yang setara dengan unit yang mereka impor, minimal hingga tahun 2027.

Syaratnya pun ketat: Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.

Pertanyaannya, mampukah pemerintah bertindak tegas jika janji perakitan lokal ini meleset? Atau negara hanya akan menjadi pasar empuk barang impor yang dibungkus janji investasi masa depan?

Paradoks Kebijakan: Mobil Mewah Dimanja, Motor Rakyat Dianaktirikan
Pemerintah Bakar Uang Rp7 Triliun Demi Rayu Raksasa Otomotif Asing, Efektif atau Buntung?

Kritik paling pedas layak dilayangkan pada ketimpangan prioritas insentif. Di saat pemerintah menanggung PPN sebesar 10 persen untuk mobil listrik—yang notabene barang tersier bagi kalangan menengah ke atas—nasib berbeda dialami kendaraan roda dua.

Sepanjang 2025, pemerintah memutuskan tidak memberikan insentif atau subsidi untuk motor listrik.

Padahal, motor adalah moda transportasi kaum kebanyakan yang paling butuh disubsidi untuk beralih ke energi hijau.
Kebijakan ini memperlihatkan paradoks yang nyata: negara rela "membakar" Rp7 triliun untuk memanjakan korporasi mobil asing, namun membiarkan pasar motor listrik rakyat berjalan tertatih-tatihtanpastimulus.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapan Unit BYD Made...
Kapan Unit BYD Made In Indonesia Mulai Mengaspal?
Chevrolet Corvette Z06...
Chevrolet Corvette Z06 Bathurst 12 Hour Special Edition 2026, Diproduksi hanya 12 Unit
Teka-teki Pabrik Chery:...
Teka-teki Pabrik Chery: Ambil Alih Handal atau Bikin Baru? Ini Jawaban Manajemen
Megapabrik di Jantung...
Megapabrik di Jantung Peradaban: Saat Robot dan Ambisi BYD Mengubah Wajah Zhengzhou
Standar Eropa Masuk...
Standar Eropa Masuk Cibitung: TÜV Rheinland dan BPLJSKB Ubah Peta Uji Kendaraan RI di 2026
Bangun Pabrik di Vietnam,...
Bangun Pabrik di Vietnam, Chery Pastikan Tidak Mematikan Rencana Pabrik di Indonesia
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Infografis
Demi Simpan Uang Suap...
Demi Simpan Uang Suap Rp40 Miliar, Eks Anggota BPK Sewa Rumah di Kemang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved