Satu Grup Empat Merek, Chery Pastikan Lepas, Jaecoo, dan iCAR Tidak Saling Makan Teman di Indonesia
Selasa, 20 Januari 2026 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Selama satu dekade terakhir, Kelapa Gading dikenal sebagai basis konsumen konservatif di mana mobil kedua (second car) biasanya adalah kendaraan bermesin diesel yang tangguh. Namun, tren tersebut kini bergeser drastis menuju kendaraan listrik atau hibrida.
“Kalau dulu, di wilayah ini pemilik mobil yang punya mobil kedua biasanya bermesin diesel, tapi saat ini sudah berubah ke memiliki mobil listrik maupun hybrid. Efisiensinya tetap dapat, kemudahan operasionalnya juga dapat, soal servis juga tidak sulit,” ungkap Djunaedi.
Fasilitas diler LEPAS Kelapa Gading sendiri dirancang untuk mengakomodasi pergeseran ini. Dengan kapasitas pajang lima unit mobil dan kemampuan servis hingga 20 unit per hari, diler ini menawarkan standar layanan 3S (Sales, Service, Spareparts) yang premium.
Tidak berhenti di Kelapa Gading, ambisi LEPAS untuk mencengkeram pasar premium terlihat dari rencana ekspansi jangka pendeknya. Djunaedi mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mempersiapkan dua lokasi strategis lainnya, yakni di Sunter, Jakarta Utara, dan di Semarang, Jawa Tengah.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menegaskan bahwa jaringan fisik ini krusial untuk membangun kepercayaan. "Kehadiran showroom MAS Kelapa Gading menegaskan komitmen Lepas untuk membangun merek secara berkelanjutan melalui jaringan, layanan, dan pengalaman merek yang konsisten," ujarnya.
Dengan pemetaan yang jelas ini, Chery Group seolah ingin menegaskan bahwa pasar otomotif Indonesia bukan lagi sekadar soal harga, melainkan soal identitas. Konsumen tidak lagi sekadar membeli mobil, tetapi membeli karakter: apakah mereka si praktis (Chery), si petualang (Jaecoo), atau si elegan yang sporty (Lepas).
“Kalau dulu, di wilayah ini pemilik mobil yang punya mobil kedua biasanya bermesin diesel, tapi saat ini sudah berubah ke memiliki mobil listrik maupun hybrid. Efisiensinya tetap dapat, kemudahan operasionalnya juga dapat, soal servis juga tidak sulit,” ungkap Djunaedi.
Fasilitas diler LEPAS Kelapa Gading sendiri dirancang untuk mengakomodasi pergeseran ini. Dengan kapasitas pajang lima unit mobil dan kemampuan servis hingga 20 unit per hari, diler ini menawarkan standar layanan 3S (Sales, Service, Spareparts) yang premium.
Tidak berhenti di Kelapa Gading, ambisi LEPAS untuk mencengkeram pasar premium terlihat dari rencana ekspansi jangka pendeknya. Djunaedi mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mempersiapkan dua lokasi strategis lainnya, yakni di Sunter, Jakarta Utara, dan di Semarang, Jawa Tengah.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menegaskan bahwa jaringan fisik ini krusial untuk membangun kepercayaan. "Kehadiran showroom MAS Kelapa Gading menegaskan komitmen Lepas untuk membangun merek secara berkelanjutan melalui jaringan, layanan, dan pengalaman merek yang konsisten," ujarnya.
Dengan pemetaan yang jelas ini, Chery Group seolah ingin menegaskan bahwa pasar otomotif Indonesia bukan lagi sekadar soal harga, melainkan soal identitas. Konsumen tidak lagi sekadar membeli mobil, tetapi membeli karakter: apakah mereka si praktis (Chery), si petualang (Jaecoo), atau si elegan yang sporty (Lepas).
(dan)
Lihat Juga :