Tak Mau Kalah dari BYD Cs, Geely Targetkan 80 Diler di Indonesia Tahun Ini

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:25 WIB
loading...
Tak Mau Kalah dari BYD...
Geely baru saja meresmikan 3 diler sekaligus, yakni Denpasar, Bandung, dan Jakarta Pusat. Foto: Geely Indonesia 
A A A
JAKARTA - Geely Auto Indonesia mengawali 2026 dengan membuka tiga diler sekaligus—Denpasar, Bandung, dan Jakarta Pusat—serta menargetkan jaringan 80 titik nasional.

Langkah tersebut sekaligus menandai kehadiran perdana Geely di Pulau Bali melalui diler Geely Maju Denpasar di Jl. Gatot Subroto Timur No.88, berdiri di atas lahan 2.000 meter persegi. Diler ini mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Part) dengan fasilitas delapan work bay berstandar global, car lift, dua charging station, area car wash, serta ruang tunggu pelanggan.

“Bali menjadi salah satu fokus ekspansi kami berkat posisinya sebagai destinasi pariwisata dan karakter masyarakat yang terbuka pada teknologi baru. Tahun ini target kami mengembangkan jaringan diler hingga 80 titik di seluruh Indonesia,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia.

Bali Bukan Sekadar Lokasi, tapi Simbol Pasar
Tak Mau Kalah dari BYD Cs, Geely Targetkan 80 Diler di Indonesia Tahun Ini

Secara pasar, Bali merepresentasikan wilayah dengan profil konsumen unik: sektor pariwisata kuat, kebutuhan mobilitas beragam, serta penerimaan terhadap kendaraan elektrifikasi yang relatif lebih cepat.

Kehadiran charging station di diler Denpasar menegaskan arah Geely: bukan hanya menjual mobil, tetapi membangun ekosistem layanan.

Ini sejalan dengan strategi merek-merek China lain di Indonesia yang mengandalkan ekspansi jaringan sebagai kunci kepercayaan pasar. Dalam beberapa tahun terakhir, pabrikan China berlomba memperbanyak diler untuk menepis keraguan soal purna jual—faktor krusial di luar harga dan fitur.

Langkah Geely membuka tiga diler sekaligus di awal tahun menunjukkan pendekatan agresif, namun tetap bertahap dibanding sejumlah pemain China lain yang datang dengan puluhan outlet dalam waktu singkat.

Geely memilih kolaborasi dengan Maju Mandala Group, mitra lokal berpengalaman, strategi yang lebih konservatif namun berorientasi keberlanjutan layanan.

Berbeda dengan pendekatan “produk dulu, jaringan menyusul” yang sempat terjadi pada gelombang awal merek China di Indonesia, Geely menempatkan diler 3S sebagai fondasi awal. Ini penting karena konsumen Indonesia sangat sensitif pada ketersediaan servis dan suku cadang.

Jaringan sebagai Senjata Utama

Di Bandung, Geely Maju Batu Tulis menjadi diler kedua di kota tersebut, memperkuat cakupan Jawa Barat. Sementara di Jakarta Pusat, kehadiran outlet baru mempertebal eksistensi di pasar inti nasional.

Serah terima unit Geely EX5 kepada konsumen pertama di Denpasar menjadi simbol dimulainya operasi nyata, bukan sekadar seremoni. Artinya, Geely tidak hanya membangun papan nama, tetapi langsung menjalankan fungsi distribusi dan layanan.

Pertarungan Bukan Lagi Soal Produk Saja
Tak Mau Kalah dari BYD Cs, Geely Targetkan 80 Diler di Indonesia Tahun Ini

Di fase sekarang, persaingan merek China di Indonesia tak lagi hanya soal teknologi elektrifikasi atau harga kompetitif. Jaringan diler, kapasitas servis, dan kesiapan logistik suku cadang menjadi pembeda utama.

Target 80 diler menunjukkan Geely ingin masuk ke liga yang sama dengan para pemain China yang lebih dulu agresif. Namun, pendekatan bertahap dengan mitra lokal dapat memberi stabilitas operasional—sesuatu yang sering menjadi tantangan dalam ekspansi cepat.

Ekspansi ke Bali memberi pesan jelas: Geely tak hanya membidik kota besar Jawa, tetapi juga wilayah dengan karakter pasar berbeda.

Dalam konteks industri, langkah ini menandai fase baru persaingan, ketika merek China mulai berkompetisi bukan hanya melawan Jepang, tetapi juga sesama pemain dari negara asalnya sendiri.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Geely Galaxy TT Muncul...
Geely Galaxy TT Muncul dalam Dokumen Persetujuan China, Sedan EV, 324HP
Geely Kenalkan Sistem...
Geely Kenalkan Sistem i-HEV 2,22L/100km, Hemat Termal hingga 48,4%
Volvo Terdesak! Kini...
Volvo Terdesak! Kini Bergantung pada Geely untuk Bertahan di Tengah Gempuran Mobil China
Mercedes-Benz Berencana...
Mercedes-Benz Berencana Gandeng Geely untuk Kembangkan Mobil Listrik Baru
Barisan Mobil Geely...
Barisan Mobil Geely yang Dipamerkan di IIMS 2026
Dukung Ekspansi Mobil...
Dukung Ekspansi Mobil Listrik, BNI Jalin Kerja Sama dengan Geely
Gandeng Pabrikan China,...
Gandeng Pabrikan China, Luhut Pede Indonesia Bisa Bikin Mobil Listrik pada 2026
Kembangkan Perangkat...
Kembangkan Perangkat Canggih Mobil, Geely Siap Beli Meizu
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved