Antara Margin dan Kemudahan: Skenario Doku Mengamankan Arus Kas UMKM Menjelang Puncak Belanja Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:11 WIB
loading...
Antara Margin dan Kemudahan:...
Doku bersama Expatify berkolaborasi untuk mempermudah UMKM bertransaksi selama Ramadan 2026. Foto: Doku
A A A
SEMARANG - Menjelang periode puncak konsumsi nasional, para pemilik merek lokal di Indonesia kini dihadapkan pada ujian klasik yang selalu berulang: mampukah infrastruktur digital mereka bertahan di bawah tekanan lonjakan transaksi Ramadan, atau justru menjadi titik lemah yang menggagalkan momentum keuntungan setahun sekali?

Di ibu kota Jawa Tengah, Senin (9/2/2026), perusahaan teknologi finansial (fintech) Doku mencoba menjawab kecemasan tersebut.

Melalui kolaborasi dengan Expatify, firma ahli Shopify di Indonesia, Doku menyodorkan narasi kontradiktif. Di saat banyak pelaku usaha menengah terjebak dalam proses manual yang lambat, Doku menawarkan otomatisasi agresif melalui seminar bertajuk “Winning eCommerce in Today’s Market – Eid’ition”.

Logika pasar menunjukkan bahwa Ramadan bukan sekadar momen spiritual, melainkan anomali ekonomi di mana volume transaksi bisa melonjak berkali-kali lipat dalam hitungan jam, terutama menjelang waktu berbuka.

Berdasarkan data internal, Doku telah memproses lebih dari 750 juta transaksi sepanjang 2025 dan melayani lebih dari 300.000 merchant. Pengalaman mengelola beban trafik raksasa inilah yang kini dicoba "didistilasi" untuk segmen bisnis menengah.

“Lonjakan transaksi selama Ramadan menuntut sistem pembayaran yang stabil dan menyesuaikan dengan kebutuhan transaksi. Kami memastikan pengguna Shopify siap mengelola pertumbuhan bisnis dengan lebih percaya diri,” ujar Herunata Joseph, AVP of SME Business Development & Partnership Doku.

Faktanya, kelemahan utama merek lokal sering kali terletak pada tahap scale-up atau akselerasi.

Banyak bisnis memiliki produk yang bagus, namun gagal di penyelesaian pembayaran (checkout).
Untuk mengatasinya, Doku mengintegrasikan rangkaian solusi mulai dari plugin khusus Shopify, Payment Link, hingga Digital Catalog. Bahkan, ada fitur PayChat yang memungkinkan transaksi terjadi langsung di dalam ruang percakapan, memangkas birokrasi klik yang seringkali membuat calon pembeli membatalkan niatnya.

Namun, kejutan sesungguhnya terletak pada ambisi regional. Di tengah fokus pada "pasar lokal", Doku justru membuka gerbang ekspor digital melalui QRIS cross border atau lintas negara.

Fitur ini memungkinkan merek lokal Indonesia menerima pembayaran langsung dari pelanggan di Malaysia dan Singapura.

Antara Margin dan Kemudahan: Skenario Doku Mengamankan Arus Kas UMKM Menjelang Puncak Belanja Nasional

Ini adalah strategi cerdik; saat pasar dalam negeri sedang jenuh, merek lokal dapat mengincar daya beli tetangga serumpun dengan skema biaya yang tetap kompetitif.

Irawan Arif, Founder & CEO Expatify, menekankan bahwa elegansi e-commerce tidak hanya dilihat dari desain situs, melainkan dari seberapa halus (seamless) pengalaman transaksi yang dirasakan pelanggan.

“Dukungan Doku sebagai partner pembayaran yang tangguh membantu pengguna Shopify menghadirkan pengalaman terpercaya,” ungkapnya.

Di balik kemilau angka 750 juta transaksi, ada realitas keras bagi UMKM: arus kas (cash flow) adalah napas utama. Doku menjanjikan proses settlement yang efisien untuk menjaga likuiditas merchant tetap terjaga di tengah padatnya stok barang jelang Idulfitri.

Pada akhirnya, IIMS atau pameran otomotif mungkin memamerkan mesin-mesin fisik yang canggih, namun di Semarang, Doku dan Expatify sedang memamerkan "mesin" tak kasat mata—ekosistem pembayaran yang berambisi memastikan bahwa setiap satu sen dari gairah belanja Ramadan tidak ada yang terbuang sia-sia hanya karena kendala teknis.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hino Siagakan 18 Titik...
Hino Siagakan 18 Titik Pusat Layanan di Jalur Mudik 2026
Bukan Cuma Jagoan Otomotif,...
Bukan Cuma Jagoan Otomotif, FIFGROUP Ungkap Alasan Gencar Biayai UMKM Tanpa Bunga
Rider Ramadan Wajib...
Rider Ramadan Wajib Tahu: Tips Jitu Hindari Ngantuk Setan di Jalan!
Syarat dan Cara Daftar...
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Kereta Api Jateng 2025
UMKM Kopi Wonosalam...
UMKM Kopi Wonosalam Berhasil Go International, Rahasianya Ada di Sistem Toyota?
Awas! Microsleep Penyebab...
Awas! Microsleep Penyebab Utama Kecelakaan Berkendara saat Mudik 2024
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekomendasi
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved