Spek Kendaraan Pembawa Sistem S-300 Iran Penangkis Rudal AS

Senin, 09 Maret 2026 - 14:13 WIB
loading...
A A A
Menurut komandan Sayap Udara ke-388 AS, penerbangan ini memungkinkan pengumpulan data tentang mode radar, status "cadangan masa perang", dan konfigurasi yang sebelumnya tidak tercatat. NATO menunjuk S-300PMU-1/2 sebagai SA-20.

Sementara itu, Korps Marinir AS juga akan menggunakan model S-300 ukuran penuh dalam latihan Resolute Hunter di Pangkalan Fallon pada tahun 2025, yang menunjukkan prioritas tinggi yang diberikan untuk menetralisir sistem ini.

Varian S-300PMU-2 Iran sangat mirip dengan sistem Yunani, tetapi diproduksi dua dekade kemudian dan memiliki tingkat kustomisasi tersendiri. Para analis menduga bahwa Teheran mungkin telah meminta Rusia untuk memodifikasi konfigurasi guna mengurangi kelemahan yang sebelumnya telah dipelajari oleh Barat.

Selain itu, efektivitas sistem S-300 Iran diperkirakan akan meningkat jika negara tersebut menerima jet tempur Su-35 – yang dapat memberikan data target dan meningkatkan kesadaran situasional. Namun, pecahnya operasi militer sebelum pengiriman Su-35 telah mencegah integrasi ini menjadi kenyataan.

S-300PMU-2 adalah sistem pertahanan udara jarak jauh yang mampu melacak dan menyerang banyak target secara bersamaan pada jarak lebih dari 150 km. Melumpuhkan sistem ini akan membuka "koridor udara," memungkinkan pesawat tempur beroperasi jauh di dalam wilayah Iran. Kemampuan untuk menekan S-300 sangat penting tidak hanya bagi Teheran tetapi juga bagi negara-negara lain yang mengoperasikan sistem serupa.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved