Semakin Tidak Aman! Pengiriman Mobil ke Timur Tengah Dihentikan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:44 WIB
loading...
Semakin Tidak Aman!...
Pengiriman Mobil ke Timur Tengah Dihentikan. Foto/ Cars News India
A A A
RIYADH - Ferrari dan Maserati telah menghentikan pengiriman mobil ke Timur Tengah, yang menunjukkan bahwa hampir tiga minggu setelah konflik dimulai, dampaknya terhadap produsen mobil mewah mulai menyebar.


Pada 19 Maret 2026, Ferrari mengumumkan bahwa mereka hampir sepenuhnya menghentikan pengiriman ke Timur Tengah, kecuali sejumlah kecil kendaraan yang diangkut melalui udara, setelah hampir tiga minggu pertempuran di wilayah tersebut.

Stellantis – perusahaan induk Maserati, yang terkenal dengan mobilsportdan SUV berperforma tinggi – juga mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan sementara pengiriman ke Timur Tengah karena tantangan impor dan ekspor serta masalah keamanan.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa risikogeopolitikmulai berdampak pada aktivitas impor dan ekspor produsen mobil mewah, meskipun volume produksinya tidak besar.

Sementara itu, merek mobil mewah lainnya seperti Porsche dan Mercedes-Benz telah terpengaruh oleh melemahnya permintaan barang mewah di pasar Tiongkok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Rekomendasi
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Mrquez 2025 World Champion Replica
Ini Penyebab Mitsubishi...
Ini Penyebab Mitsubishi Pajero Sport Diesel Efisien Dipakai Perjalanan Jauh
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved