54.000 Unit Terjual, 4,6 Juta Global: Seberapa Kuat Dominasi BYD di Indonesia?
Rabu, 08 April 2026 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Melalui inisiatif “Cool the Earth by 1°C”, perusahaan ini menargetkan netralitas karbon di seluruh rantai nilai pada 2045 dan pengurangan 50 persen intensitas karbon operasional pada 2030.
Januari 2026: Sinyal Konsolidasi Kekuatan
Awal 2026 memperlihatkan konsolidasi dominasi tersebut. Pada Januari 2026, penjualan BYD Indonesia mencapai 5.200 unit—melonjak hampir lima kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif, penjualan BEV nasional bulan itu berada di angka 8.000 unit. Artinya, kontribusi BYD menyentuh sekitar 60 persen pangsa pasar.
”Peningkatan signifikan yang dicatatkan BYD pada Januari 2026 dengan pertumbuhan hampir lima kali lipat dibanding tahun lalu dan pangsa pasar yang melampaui 60 persen, menjadi refleksi kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas produk yang kami hadirkan,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Angka 60 persen menunjukkan konsentrasi pasar yang tinggi. Di satu sisi, ini mempercepat adopsi EV. Di sisi lain, pasar yang terlalu terpusat pada satu pemain berisiko menekan dinamika kompetisi jangka panjang.
Ekspansi Portofolio: Strategi Segmentasi SUV
Di ajang Pameran beberapa waktu lalu, BYD memperluas portofolio dengan meluncurkan dua model baru: BYD Atto 3 Advanced Plus dan BYD Sealion 7 Extended. Keduanya menyasar segmen SUV—yang diakui sebagai kontributor penting pertumbuhan EV nasional.
Atto 3 Advanced Plus dipasarkan dengan harga Rp415 juta (OTR Jabodetabek). Model ini diposisikan sebagai medium SUV untuk kebutuhan urban, mengedepankan keseimbangan kenyamanan, fitur keselamatan, dan kemudahan penggunaan harian.
Selama Pameran beberapa waktu lalu, lebih dari 60 pengunjung mengikuti sesi test drive varian ini—indikasi minat yang tinggi.
Sementara itu, Sealion 7 Extended bermain di kelas high SUV listrik premium. Varian ini membawa kapasitas baterai 91,39 kWh dengan jarak tempuh hingga 650 km (NEDC), meningkat sekitar 83 km dibanding varian sebelumnya.
Harga yang ditetapkan Rp859 juta (OTR Jabodetabek), dengan opsi warna baru Parkour Red dan interior hitam untuk menegaskan citra premium.
Januari 2026: Sinyal Konsolidasi Kekuatan
Awal 2026 memperlihatkan konsolidasi dominasi tersebut. Pada Januari 2026, penjualan BYD Indonesia mencapai 5.200 unit—melonjak hampir lima kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif, penjualan BEV nasional bulan itu berada di angka 8.000 unit. Artinya, kontribusi BYD menyentuh sekitar 60 persen pangsa pasar.
”Peningkatan signifikan yang dicatatkan BYD pada Januari 2026 dengan pertumbuhan hampir lima kali lipat dibanding tahun lalu dan pangsa pasar yang melampaui 60 persen, menjadi refleksi kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas produk yang kami hadirkan,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Angka 60 persen menunjukkan konsentrasi pasar yang tinggi. Di satu sisi, ini mempercepat adopsi EV. Di sisi lain, pasar yang terlalu terpusat pada satu pemain berisiko menekan dinamika kompetisi jangka panjang.
Ekspansi Portofolio: Strategi Segmentasi SUV
Di ajang Pameran beberapa waktu lalu, BYD memperluas portofolio dengan meluncurkan dua model baru: BYD Atto 3 Advanced Plus dan BYD Sealion 7 Extended. Keduanya menyasar segmen SUV—yang diakui sebagai kontributor penting pertumbuhan EV nasional.
Atto 3 Advanced Plus dipasarkan dengan harga Rp415 juta (OTR Jabodetabek). Model ini diposisikan sebagai medium SUV untuk kebutuhan urban, mengedepankan keseimbangan kenyamanan, fitur keselamatan, dan kemudahan penggunaan harian.
Selama Pameran beberapa waktu lalu, lebih dari 60 pengunjung mengikuti sesi test drive varian ini—indikasi minat yang tinggi.
Sementara itu, Sealion 7 Extended bermain di kelas high SUV listrik premium. Varian ini membawa kapasitas baterai 91,39 kWh dengan jarak tempuh hingga 650 km (NEDC), meningkat sekitar 83 km dibanding varian sebelumnya.
Harga yang ditetapkan Rp859 juta (OTR Jabodetabek), dengan opsi warna baru Parkour Red dan interior hitam untuk menegaskan citra premium.
Lihat Juga :