10 Ribu Unit Terjual VinFast Disetir Armada Taksi, Konsumen Pribadi Masih Ragu?
Jum'at, 10 April 2026 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Konsumen Individu Masih Wait and See
VinFast sejatinya belum benar-benar merebut hati konsumen ritel Indonesia, apalagi kelompok pemuda pembeli mobil pertama. Tingginya angka penjualan yang didominasi fleet operator taksi online mencerminkan strategi "Beli Barang Sendiri" khas korporasi, untuk memompa statistik demi terlihat sukses di permukaan.Bagi mayoritas konsumen muda Indonesia, keputusan mengeluarkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk sebuah mobil tak semata ditentukan oleh bentuk yang lucu atau sejuknya hembusan AC.
Reputasi jenama (kredibilitas pabrikan yang belum teruji), minimnya jaringan bengkel, kecemasan terhadap daya tahan baterai berlangganan, serta merosotnya nilai jual kembali (resale value) merupakan hambatan ekonomi dan psikologis yang nyata.
Jadi, meskipun studi menyebut anak muda kian mendambakan kenyamanan ala mobil listrik, data berkata sebaliknya: mereka mungkin suka melihatnya, tapi untuk membelinya dengan uang sendiri? Nanti dulu.
(dan)
Lihat Juga :