Toyota Pangkas Produksi Sebanyak 38.000 Kendaraan Akibat Perang AS dan Iran

Rabu, 22 April 2026 - 23:21 WIB
loading...
Toyota Pangkas Produksi...
Toyota Pangkas Produksi Sebanyak 38.000 Kendaraan. Foto/AutoDeal
A A A
TOKYO - Produsen mobil Jepang, Toyota, akan memangkas produksi kendaraan global sebanyak 38.000 unit hingga November karena krisis Timur Tengah.

Seperti dilansir dari kantor berita Kyodo, langkah ini terutama akan memengaruhi truk yang diproduksi di Asia untuk pasar Timur Tengah, menurut laporan tersebut pada hari Senin


Pada bulan Maret, media Jepang melaporkan bahwa Toyota akan memangkas produksi kendaraan untuk pasar Timur Tengah sebanyak 24.000 unit pada bulan April karena konflik tersebut.

Pada bulan Maret, produsen mobil tersebut juga memangkas produksi sebanyak 20.000 unit.

Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada tanggal 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil.

Pada tanggal 13 April, Angkatan Laut AS memulai blokade terhadap seluruh lalu lintas pengiriman yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz, yang membawa sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia.

Washington bersikeras bahwa kapal non-Iran bebas melewati Selat Hormuz selama mereka tidak membayar bea masuk kepada Teheran. Otoritas Iran belum mengumumkan penerapan bea masuk, tetapi telah membahas rencana tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Rekomendasi
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved