Hari Ini, AS Resmi Blokir TikTok dan Berlaku di Seluruh Dunia 12 November 2020

Minggu, 20 September 2020 - 17:06 WIB
loading...
Hari Ini, AS Resmi Blokir...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. FOTO/ IST
A A A
CALIFORNIA - Mulai hari Minggu 20 September 2020 dan seterusnya, pengguna media sosial di AS tidak lagi diizinkan untuk mengunduh TikTok atau WeChat. BACA JUGA - Kuasai Data Base, China Bisa Bikin AS dan Indonesia Mati Kutu

Seperti dilansir dari situs resmi Departemen Perdagangan AS Menurut siaran pers dari Departemen Perdagangan AS, Partai Komunis China (PKC) diyakini telah menunjukkan 'cara dan motif' untuk menggunakan TikTok dengan cara yang dapat mengancam keamanan nasional, kebijakan luar negeri, dan ekonomi AS.BACA JUGA- Viral di TikTok, Polisi Magelang Buru Wanita Pamer Pantat saat Naik Skutik

Sekretaris Departemen Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan Tindakan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Presiden Trump akan melakukan segala daya untuk menjamin keamanan nasional kita dan melindungi Amerika dari ancaman Partai Komunis China.

'' Atas arahan Presiden, kami telah mengambil tindakan signifikan untuk memerangi pengumpulan data pribadi warga Amerika yang berbahaya di China, sambil mempromosikan nilai-nilai nasional kami, norma berbasis aturan yang demokratis, dan penegakan hukum dan peraturan AS yang agresif,'' tutur AS Wilbur Ross

Selain itu, 'penyediaan layanan apa pun melalui aplikasi seluler WeChat untuk tujuan mentransfer dana atau memproses pembayaran di AS' juga tidak akan diizinkan lagi.

Tindakan ini mengikuti perintah eksekutif yang dibuat oleh Presiden Trump pada 6 Agustus, di mana dia mengklaim bahwa TikTok dan WeChat mengumpulkan informasi dari pengguna yang berbasis di AS yang kmudian dapat diakses oleh dinas intelijen China.

Mereka yang telah menginstal TikTok masih dapat menggunakannya seperti biasa setelah 20 September, namun mereka tidak lagi diizinkan untuk mengunduh pembaruan baru. BACA JUGA - Kuasai Data Base, China Bisa Bikin AS dan Indonesia Mati Kutu

Mulai Minggu ini, pengguna akan dihentikan dari mengunduh TikTok atau WeChat, dan jika kesepakatan tidak dibuat hingga 12 November, akan ada larangan total, dengan menggunakan atau mengunduh aplikasi menjadi ilegal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Infografis
Israel, AS dan Hamas...
Israel, AS dan Hamas Capai Kesepakatan Perang Berhenti 5 hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved