Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:56 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan KyodoNews, Toyota berencana untuk memperluas pengurangan produksi di luar negeri hingga sekitar 83.000 kendaraan karena masalah logistik yang terkait dengan ketegangan regional.

Toyota juga menghadapi permintaan yang lebih lemah di China, di mana produsen mobil Jepang tersebut terus berjuang dengan kondisi pasar yang sulit.

Penjualan di China turun 25 persen pada bulan April dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan mengatakan permintaan di beberapa pasar utama tetap kuat, dengan pelanggan masih menunggu berbulan-bulan untuk model kendaraan tertentu.

Namun, Toyota mengatakan penjualan tahun lalu didorong oleh gelombang pembelian menjelang pemberlakuan tarif dan peluncuran SUV RAV4 baru, sehingga perbandingan tahun ini menjadi lebih sulit.

Produsen mobil Jepang lainnya juga melaporkan angka penjualan yang lebih lemah untuk bulan April.

Honda Motor Co. mengatakan penjualan globalnya turun 7,9% year-on-year menjadi 265.215 unit, sementara produksi global sebagian besar tetap tidak berubah.

Nissan Motor Co. melaporkan pada hari Jumat bahwa penjualan turun 7,6% menjadi 208.663 unit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Rekomendasi
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Uji Dynotest Tukang...
Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Akhirnya! Hino Buka...
Akhirnya! Hino Buka Dealer di Banyuwangi, Perkuat Jalur Logistik Menuju Bali
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved