Mampukah Super One Meniru Sukses Gila Honda Prelude di Indonesia?

Senin, 01 Juni 2026 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Tenaganya? Menggunakan e-Axle ringkas dan baterai tipis. Mode Normal mengeluarkan 47 kW. Tapi tekan tombol Boost, tenaga melonjak drastis jadi 70 kW.

Kelemahan mobil listrik adalah sepi. Hening. Super One menolak hening.

Honda memasang Active Sound Control. Ada suara mesin virtual yang menggelegar di dalam kabin, sinkron dengan injakan pedal gas.

Lebih gila lagi: ada simulasi transmisi 7-percepatan. Sensasi pindah giginya terasa. Mobil listrik, tapi rasa mobil balap bensin. Panel meternya pun ikut emosional, berubah warna dari biru jadi ungu saat mode Boost aktif.

Ini sejalan dengan filosofi HPM di Prelude yang mempertahankan Joy of Driving lewat fitur S+ Shift. Berkendara harus pakai emosi.

Super-One punya 5 mode berkendara: ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST. Masuk ke mode City, Anda bisa pakai Single Pedal Control untuk melaju dan mengerem hanya dengan satu pedal.

Jarak tempuhnya 274 km (WLTC). Cukup untuk harian. Walau, memang tergolong kecil dibanding mobil China seukurannya.

Isi baterainya cepat. Pakai pengisian daya cepat 50kW, dari lampu peringatan menyala sampai 80 persen hanya butuh 30 menit. Kalau di rumah pakai charger standar di atas 6kW, butuh 4,5 jam.

Mampukah Super One Meniru Sukses Gila Honda Prelude di Indonesia?

Bisa juga jadi genset berjalan. Pakai Honda Power Supply Connector, mobil ini bisa mengeluarkan listrik AC hingga 1.500W.

Interiornya juga serius. Jok sport eksklusif. Pakai material permukaan biru asimetris.

Kursi belakangnya mengadopsi mekanisme dive-down dan tip-up khas N Series. Kabin lega.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertarungan Sengit di...
Pertarungan Sengit di Kandang Sendiri: Siasat Nissan dan Honda Menangkis Invasi BYD Racco di Jepang
Bukan Jualan Murah:...
Bukan Jualan Murah: Begini Cara Honda Sindir Mobil Listrik Tiongkok Lewat Super One
Sinyal Kuat Honda: Super...
Sinyal Kuat Honda: Super One Mulai Cicipi Aspal dan Macet Jakarta, Siap Tantang Dominasi Mobil Listrik China?
Menguji DNA Honda di...
Menguji DNA Honda di Era Elektrifikasi: Review Eksklusif Honda Super One & Honda Prelude Hybrid
Honda Tegaskan DNA Fun...
Honda Tegaskan DNA Fun to Drive di Era Listrik: Super One Debut dengan Boost Mode dan Gigi Virtual
Honda Konfirmasi Studi...
Honda Konfirmasi Studi Pasar Mini EV Super One, Namun Tegaskan Fokus Tetap di Produksi Lokal dan Segmen 7-Seater
Rekomendasi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved