Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB
loading...
LEPAS L8 hadir dengan platform LEX sebagai otak dan rangka yang mendefinisikan ulang SUV Plug-in Hybrid (PHEV), menjanjikan daya jelajah total melebihi 1.300 km dalam sekali isi. Foto: Lepas Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas perjalanan harian masyarakat Indonesia berada di bawah 30 km, dan 88% di bawah 60 km per hari. Artinya, sebagian besar mobilitas sehari-hari
bisa dipenuhi tenaga listrik saja—tanpa menyentuh bensin.
Di titik inilah teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) jadi relevan, dan Lepas L8 mengklaim total jarak tempuh lebih dari 1.300 km sekali isi penuh.
Akibatnya, pertimbangan membeli mobil bergeser: dari sekadar harga beli dan performa, kini ke efisiensi energi dan biaya jangka panjang.
Kendaraan elektrifikasi juga punya komponen mekanis lebih sederhana dibanding mobil konvensional, sehingga berpotensi menekan biaya perawatan.
Perbandingan Biaya Harian: Bensin vs PHEV
Dengan harga BBM Rp16.250 per liter, estimasi biaya energi untuk pemakaian harian:
Mobil bensin (ICE): Rp33.750–Rp68.750 per hari, atau Rp843.750–Rp1.718.750 per bulan (25 hari pakai).
PHEV (mode listrik): Rp21.000–Rp43.169 per hari, atau Rp525.000–Rp1.079.225 per bulan.
Selisihnya membuat listrik jadi alternatif lebih hemat untuk rutinitas, sementara mesin bensin tetap siap saat dibutuhkan.
Total jarak tempuh: lebih dari 1.300 km saat baterai dan bahan bakar terisi penuh (hasil uji internal)—setara Jakarta–Bali, atau Jakarta–Yogyakarta pulang-pergi tanpa isi ulang.
Vehicle-to-Load (V2L): baterai berfungsi sebagai sumber daya portabel untuk perangkat elektronik eksternal—berguna untuk kerja di luar ruangan, rekreasi, hingga kebutuhan listrik darurat.
bisa dipenuhi tenaga listrik saja—tanpa menyentuh bensin.
Di titik inilah teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) jadi relevan, dan Lepas L8 mengklaim total jarak tempuh lebih dari 1.300 km sekali isi penuh.
Kenapa Biaya Operasional Kini Lebih Menentukan
Harga energi global masih fluktuatif akibat ketidakpastian geopolitik dan harga minyak dunia, yang berimbas pada penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia.Akibatnya, pertimbangan membeli mobil bergeser: dari sekadar harga beli dan performa, kini ke efisiensi energi dan biaya jangka panjang.
Kendaraan elektrifikasi juga punya komponen mekanis lebih sederhana dibanding mobil konvensional, sehingga berpotensi menekan biaya perawatan.
Perbandingan Biaya Harian: Bensin vs PHEV
![Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh]()
Dengan harga BBM Rp16.250 per liter, estimasi biaya energi untuk pemakaian harian:
Mobil bensin (ICE): Rp33.750–Rp68.750 per hari, atau Rp843.750–Rp1.718.750 per bulan (25 hari pakai).
PHEV (mode listrik): Rp21.000–Rp43.169 per hari, atau Rp525.000–Rp1.079.225 per bulan.
Selisihnya membuat listrik jadi alternatif lebih hemat untuk rutinitas, sementara mesin bensin tetap siap saat dibutuhkan.
Bagaimana PHEV Bekerja
Berbeda dari hybrid konvensional yang hanya mengisi baterai lewat mesin bensin dan regenerative braking, PHEV bisa diisi langsung dari sumber listrik eksternal. Kapasitas baterainya lebih besar, sehingga sebagian besar perjalanan harian bisa murni listrik.Mode Listrik untuk Harian
Di dalam kota, mobil mengandalkan motor listrik—berkendara lebih halus, senyap, dan responsif.Mesin Bensin untuk Jarak Jauh
Sistem membaca sisa baterai, kecepatan, dan kebutuhan tenaga secara otomatis. Saat baterai menurun atau butuh tenaga ekstra, mesin bensin aktif sendiri. Perpindahannya halus dan umumnya tak terasa pengemudi.Spesifikasi dan Keunggulan Lepas L8
Jarak mode listrik: lebih dari 100 km, cukup untuk mayoritas kebutuhan urban tanpa menyalakan mesin bensin.Total jarak tempuh: lebih dari 1.300 km saat baterai dan bahan bakar terisi penuh (hasil uji internal)—setara Jakarta–Bali, atau Jakarta–Yogyakarta pulang-pergi tanpa isi ulang.
Vehicle-to-Load (V2L): baterai berfungsi sebagai sumber daya portabel untuk perangkat elektronik eksternal—berguna untuk kerja di luar ruangan, rekreasi, hingga kebutuhan listrik darurat.
FAQ
Apa itu PHEV?
Plug-in Hybrid Electric Vehicle: mobil hybrid berbaterai besar yang bisa diisi dari listrik eksternal dan menjalankan sebagian besar perjalanan harian secara murni listrik.Berapa jarak tempuh mode listrik LEPAS L8?
Lebih dari 100 km.Apakah harus sering mengisi daya untuk perjalanan jauh?
Tidak. Total jarak tempuh lebih dari 1.300 km memungkinkan rute seperti Jakarta–Bali tanpa isi ulang.Apa fungsi fitur V2L?
Menjadikan mobil sebagai sumber listrik portabel untuk perangkat di luar kendaraan.(dan)
Lihat Juga :