Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:44 WIB
loading...
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat, foto/ Viet
A A A
NEW YORK - Untuk pertama kalinya, Toyota dan Nissan secara terbuka memperingatkan pelanggan Jepang tentang perbedaan tertentu dalam kualitas dan fitur model yang diimpor dari Amerika Serikat, yang mencerminkan kesenjangan standar antara pasar otomotif tersebut.

Menurut mediaJepang, model Toyota Tundra, Toyota Highlander, dan Nissan Murano buatan AS telah mulai didistribusikan di Jepang menyusul perjanjian perdagangan baru yang mempermudah akses kendaraan buatan AS ke pasar tersebut.

Namun, bersamaan dengan produknya, produsen mobil juga mengirimkan pengumuman khusus kepada pelanggan tentang kualitas pembuatan. Pada model Nissan Murano, produsen dengan jelas menyatakan bahwa mobil tersebut dibuat sesuai standar yang ditujukan untuk pasar luar negeri dan memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan standar yang diterapkan pada kendaraan yang dijual di Jepang.

Pengumuman tersebut menyatakan bahwa pengguna mungkin akan menemui beberapa masalah seperti debu halus pada cat, sisa-sisa sealant, atau celah yang tidak rata pada bodi kendaraan. Nissan menegaskan bahwa faktor-faktor ini tidak memengaruhi kinerja atau keselamatan kendaraan dan pelanggan masih dapat menggunakan kendaraan tersebut secara normal.

Toyota juga mengeluarkan peringatan serupa terkait model Tundra (truk pikap) dan Highlander (SUV) yang diimpor dari AS. Perusahaan menyatakan bahwa cat pada kendaraan ini dirancang untuk memenuhi standar pasar luar negeri, sehingga pengguna mungkin akan melihat beberapa masalah seperti cat yang lebih tipis, perbedaan warna, bekas polesan, atau penyok kecil di permukaan.

Selain masalah kualitas pembuatan, baik Toyota maupun Nissan juga mencatat bahwa beberapa fitur pada kendaraan mereka mungkin tidak berfungsi sepenuhnya di Jepang atau mungkin tidak bersertifikasi untuk mematuhi peraturan setempat. Misalnya, sistem pengenalan rambu lalu lintas, data peta, atau beberapa fungsi bantuan pengemudi pada kendaraan Toyota mungkin tidak dapat digunakan.

Sementara itu, sistem infotainment dan panel instrumen digital pada Nissan Murano hanya mendukung bahasa Inggris,Spanyol, dan Prancis.

Insiden ini menyoroti perbedaan standar penyelesaian akhir di berbagai pasar otomotif. Selama beberapa dekade, konsumen Jepang dikenal karena tuntutan ketat mereka terkait presisi perakitan, kualitas cat, dan penyelesaian produk secara keseluruhan. Bahkan penyimpangan yang sangat kecil pada celah bodi atau permukaan cat dapat menjadi masalah besar bagi pelanggan.

Para ahli percaya bahwa peringatan ini bukan berarti kendaraan yang diproduksi diASberkualitas buruk atau kurang tahan lama. Sebaliknya, peringatan tersebut mencerminkan perbedaan standar penyelesaian antara pasar. Banyak produsen sering menyesuaikan proses pengendalian mutu mereka berdasarkan kebutuhan dan harapan pelanggan di setiap wilayah.

Meskipun demikian, masih dianggap cukup jarang bagi produsen mobil Jepang untuk secara terbuka mengakui perbedaan-perbedaan ini.

Para pengamat percaya bahwa reaksi konsumen Jepang akan menjadi ujian daya saing model-model impor Amerika di salah satu pasar otomotif paling menuntut di dunia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Ford Fiesta Akan Kembali...
Ford Fiesta Akan Kembali di Tahun 2028 dengan Platform Renault 5 EV
Pelajari Otomotif Jepang,...
Pelajari Otomotif Jepang, BYD Rebut Orang Paling Berpengaruh di Nissan
Bukan Punya Presiden,...
Bukan Punya Presiden, Ini 5 Mobil dengan Kaca Anti Peluru yang Dijual Bebas
Ford Meluncurkan Ranger...
Ford Meluncurkan Ranger Hybrid, Ini Perbedaan Fiturnya dengan Versi Biasa
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Rekomendasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Berita Terkini
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved