Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Kamis, 02 Juli 2026 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Skenario itu diperkirakan bisa membuat divisi otomotif Honda merugi selama lima hingga tujuh tahun ke depan.
Kritik yang dilontarkan menyoroti pengabaian pasar China serta taruhan EV yang gagal, yang pada akhirnya membuat Honda makin bergantung pada divisi sepeda motor yang justru masih untung.
Saat RUPST berlangsung, seorang pemegang saham sempat mengusulkan mosi pemecatan Mibe. Namun usulan tersebut ditolak karena tidak tercantum dalam agenda rapat.
Mibe menyebut negosiasi tersebut sudah cukup jauh, dengan beberapa poin mendekati tahap pengumuman resmi.
Kesamaan komponen digital ini diharapkan mempermudah perluasan kerja sama di powertrain, arsitektur platform, hingga pengadaan komponen.
Desakan Mundur dari Internal Perusahaan
Beberapa bulan terakhir, Mibe menghadapi tekanan dari mantan petinggi Honda. Mantan CEO Nobuhiko Kawamoto bahkan sempat mendatangi kantor pusat Tokyo pada April lalu untuk mendesak Mibe mengundurkan diri.Kritik yang dilontarkan menyoroti pengabaian pasar China serta taruhan EV yang gagal, yang pada akhirnya membuat Honda makin bergantung pada divisi sepeda motor yang justru masih untung.
Saat RUPST berlangsung, seorang pemegang saham sempat mengusulkan mosi pemecatan Mibe. Namun usulan tersebut ditolak karena tidak tercantum dalam agenda rapat.
Tekanan China Dorong Honda Rangkul Nissan dan Mitsubishi
Persaingan ketat dari merek-merek China ikut menekan kinerja Honda di pasar global. Untuk merespons hal ini, pembicaraan kerja sama Honda dengan Nissan Motor dan Mitsubishi Motors soal teknologi kendaraan generasi berikutnya, yang sudah berlangsung sejak pertengahan 2024, kini disebut memasuki tahap lanjut.Mibe menyebut negosiasi tersebut sudah cukup jauh, dengan beberapa poin mendekati tahap pengumuman resmi.
Berbagi ECU, Baru Terealisasi 2029-2030
Ketiga pabrikan mempertimbangkan penggunaan unit kontrol elektronik (ECU) yang sama untuk lini hybrid dan listrik mendatang.Kesamaan komponen digital ini diharapkan mempermudah perluasan kerja sama di powertrain, arsitektur platform, hingga pengadaan komponen.
Lihat Juga :