Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?

Kamis, 02 Juli 2026 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Masalahnya, kerja sama ECU bersama ini baru ditargetkan terealisasi pada rentang 2029-2030, jauh dari urgensi yang disampaikan Mibe sendiri.
Nikkei Asia melaporkan masih ada kebuntuan terkait pembagian biaya pengembangan dan ketentuan kontrak yang mengikat.

Bayang-Bayang Renault di Tubuh Nissan

Nissan bukan mitra yang sepenuhnya bebas menentukan langkah sendiri. Renault masih menggenggam 15 persen hak suara di Nissan, sisa dari aliansi Prancis-Jepang lama.

Renault bahkan diduga berperan di balik gagalnya pengangkatan Motoo Nagai sebagai direktur independen Nissan dalam voting pemegang saham baru-baru ini.

Fokus Bergeser dari EV Murni ke Hybrid

Honda kini mengalihkan strategi dari kendaraan listrik murni ke hybrid, menyusul permintaan pasar AS yang jauh dari ekspektasi. Kerja sama dengan Nissan berpotensi menyasar segmen SUV medium dan crossover, kategori dengan biaya produksi yang cukup besar.

Dalam skema ini, Honda diperkirakan menyumbang teknologi hybrid, sementara Nissan menyediakan platform dan fasilitas pabrik di segmen yang belum kuat digarap Honda.

FAQ

Berapa kerugian Honda pada tahun fiskal 2025/2026?
Rp47,05 triliun (423,9 miliar yen), kerugian tahunan pertama Honda dalam hampir 70 tahun.

Apa penyebab utama kerugian Honda?
Beban restrukturisasi bisnis EV senilai Rp161,1 triliun akibat permintaan rendah di AS dan pemangkasan subsidi kendaraan listrik.

Kapan kerja sama ECU Honda-Nissan-Mitsubishi terealisasi?
Ditargetkan pada rentang 2029-2030, meski negosiasi sudah berlangsung sejak pertengahan 2024.

Apakah Toshihiro Mibe masih menjabat CEO Honda?
Ya, ia terpilih kembali dalam RUPST 26 Juni 2026 setelah menyampaikan permintaan maaf atas kerugian perusahaan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Honda Kembangkan Civic...
Honda Kembangkan Civic Type R HRC, Akan Diluncurkan Kurang dari 100 Hari Lagi
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
DAM Konsisten Bina Pebalap...
DAM Konsisten Bina Pebalap Muda lewat Honda Daya Jayadi Racing Team
Ajang Balap Astra Honda...
Ajang Balap Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Gegerkan Tasikmalaya
Rekomendasi
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved