Suzuki Carry, Eskalator Bisnis yang Pernah Dianggap Remeh
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Kesuksesan itu justru menular ke wilayah lainnya. Dan dalam waktu cepat Suzuki menjelma menjadi kendaraan niaga ringan yang paling bersahabat dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. "Kesuksesan Suzuki Carry itu justru membuat imej Suzuki sebagai penjual kendaraan niaga begitu kuat," terang Donny.
Capaian itu memang tidak bisa dianggap enteng, nyatanya Suzuki Carry memang hingga kini jadi volume maker Suzuki. Semut Perkasa itu benar-benar perkasa menguasi market share kendaraan niaga ringan di Indonesia. Tahun lalu saja, Suzuki Carry berhasil menguasai 57 persen market share kendaraan niaga ringan. Di tahun pandemi, kesaktian Suzuki Carry justru sudah teruji. Di saat yang lainnya bertumbangan, Suzuki justru mendapatkan peningkatan pangsa pasar ritel tertinggi pada penjualan mobil di Indonesia selama Januari - Agustus. Pencapaian ini dibantu kontribusi pikap Carry yang berkembang saat pandemi virus corona.
Bahkan pada Agustus lalu Suzuki Carry adalah mobil terlaris di Indonesia pada Agustus secara ritel, yang terjual 3.111 unit. Hasil itu membuat Carry menguasai pasar ritel pikap kecil sebesar 66 persen.Secara keseluruhan, pada Januari - Agustus, Carry mewakili 53 persen total penjualan Suzuki, yakni sejumlah 23.856 unit.
"Peningkatan pangsa pasar Suzuki di tahun 2020 yang dipimpin New Carry Pick Up ini membuktikan bahwa Suzuki menawarkan produk yang unggul dan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga tetap menjadi pilihan pelanggan dalam kondisi apapun," kata Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS.
Keberhasilan ini memang tidak bisa dipungkiri karena Suzuki Carry memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki kendaraan niaga ringan lainnya. Mobil ini bisa digunakan untuk kepentingan bisnis yang adaptif di berbagai kondisi. Termasuk usaha-usaha baru yang dilakukan oleh Ilham Setiawan dan mungkin calon-calon pengusaha pemula lainnya yang terimbas pandemi Covid-19.
Capaian itu memang tidak bisa dianggap enteng, nyatanya Suzuki Carry memang hingga kini jadi volume maker Suzuki. Semut Perkasa itu benar-benar perkasa menguasi market share kendaraan niaga ringan di Indonesia. Tahun lalu saja, Suzuki Carry berhasil menguasai 57 persen market share kendaraan niaga ringan. Di tahun pandemi, kesaktian Suzuki Carry justru sudah teruji. Di saat yang lainnya bertumbangan, Suzuki justru mendapatkan peningkatan pangsa pasar ritel tertinggi pada penjualan mobil di Indonesia selama Januari - Agustus. Pencapaian ini dibantu kontribusi pikap Carry yang berkembang saat pandemi virus corona.
Bahkan pada Agustus lalu Suzuki Carry adalah mobil terlaris di Indonesia pada Agustus secara ritel, yang terjual 3.111 unit. Hasil itu membuat Carry menguasai pasar ritel pikap kecil sebesar 66 persen.Secara keseluruhan, pada Januari - Agustus, Carry mewakili 53 persen total penjualan Suzuki, yakni sejumlah 23.856 unit.
"Peningkatan pangsa pasar Suzuki di tahun 2020 yang dipimpin New Carry Pick Up ini membuktikan bahwa Suzuki menawarkan produk yang unggul dan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga tetap menjadi pilihan pelanggan dalam kondisi apapun," kata Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS.
Keberhasilan ini memang tidak bisa dipungkiri karena Suzuki Carry memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki kendaraan niaga ringan lainnya. Mobil ini bisa digunakan untuk kepentingan bisnis yang adaptif di berbagai kondisi. Termasuk usaha-usaha baru yang dilakukan oleh Ilham Setiawan dan mungkin calon-calon pengusaha pemula lainnya yang terimbas pandemi Covid-19.
(wsb)
Lihat Juga :