Janji Moderasi Konten, Pakistan Buka Blokir TikTok

Rabu, 21 Oktober 2020 - 11:58 WIB
loading...
Janji Moderasi Konten,...
Aplikasi TikTok. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Pakistan telah memutuskan untuk mencabut larangan pada aplikasi media sosial populer TikTok. Tindakan tersebut diambil setelah perusahaan berjanji untuk memblokir semua akun yang mengunggah konten cabul dan amoral. Baca juga: Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami )

Langkah itu dilakukan sekitar 10 hari setelah Pakistan memblokir TikTok karena gagal memblokir konten tidak bermoral dan tidak senonoh.

“TikTok telah setuju untuk memoderasi akun sesuai dengan hukum setempat,” kata juru bicara Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA), dikutip dari Reuters, Rabu (21/10/2020). (Baca juga: Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami )

Di Pakistan sendiri, TikTok memiliki sekitar 20 juta pengguna aktif bulanan. TikTok juga menjadi aplikasi ketiga yang paling banyak diunduh di Pakistan selama 12 bulan terakhir, baru kemudian diikuti WhatsApp dan Facebook, menurut perusahaan analitik SensorTower.

PTA mengatakan terbuka untuk berdiskusi dengan TikTok jika perusahaan bersedia memoderasi konten yang melanggar hukum.

TikTok, milik ByteDance yang berbasis di China, telah menjadi sangat populer dalam waktu singkat. Namun aplikasi tersebut telah menimbulkan kontroversi di sejumlah negara, mulai dari kekhawatiran privasi dan keamanan karena hubungannya dengan China.

TikTok membantah bahwa hubungannya dengan China menimbulkan masalah keamanan di negara lain.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Bukan BYD dan Chery,...
Bukan BYD dan Chery, Inilah Mobil Presiden China saat Jemput Trump
Tank-tank Buatan China...
Tank-tank Buatan China untuk Pertama Kalinya Mengintegrasikan dengan UAV
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved