Kemenparekraf dan idEA Gelar Malam Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020

Selasa, 10 November 2020 - 22:31 WIB
loading...
Kemenparekraf dan idEA...
Menteri pariwisata dan ekonomi kretif / kepala badan pariwisata dan ekonomi kreatif Wishnutama kusubandio melihat langsung produk produk kuliner yang dihasilkan finalis peserta foodStartup Indonesia MMXX di Sofitel nusadua bali 15 oktober 2020
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif b ersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menggelar malam Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020 yang akan berlangsung pada Desember 2020 sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku UMKM yang berpartisipasi aktif dalam program Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2020. (Baca juga: Kemendikbud Tegaskan Klasterisasi Perguruan Tinggi Bukan Kompetisi )

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020), mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar, namun di sisi lain juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan kehadiran produk-produk lokal yang inovatif dan memiliki daya saing tinggi dengan memaksimalkan kearifan lokal sebagai ciri khas. (Baca juga: LTMPT: ITB Puncaki Nilai UTBK Tertinggi di SBMPTN 2020 )

“Untuk itu penting bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mempelajari potensipotensi yang ada. Juga memanfaatkan perkembangan teknologi dalam hal ini platform digital," kata Wishnutama Kusubandio. Dalam program Bangga Buatan Indonesia, pemerintah mendorong pelaku UMKM go digital dengan mengedepankan kearifan lokal sebagai daya tarik utama. Pemerintah menargetkan hingga akhir tahun ini ada sebanyak 2 juta pelaku UMKM yang go digital.
Kemenparekraf dan idEA Gelar Malam Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020

Kemenparekraf dalam mendukung program ini sebelumnya memberikan berbagai pendampingan bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing. “Dalam setiap tantangan kita harus bisa mencari peluang dan jalan keluar. Cara untuk melihat peluang di masa pandemi ini adalah pelaku UMKM harus bisa beradaptasi dan berinovasi dengan cepat. Salah satu upayanya adalah dengan go online, karena hal ini dapat membantu banyak usaha termasuk produk kreatif agar bisa bertahan dan mempunyai pasar yang jauh lebih luas," kata Wishnutama.

Malam Anugerah Bangga Buatan Indonesia telah melewati beberapa tahapan panjang. Mulai dari proses pendaftaran yang dibuka melalui kementerian dan lembaga yang terus memantau perkembangan UMKM. Dari ribuan yang UMKM, ada lebih dari 750 UMKM yang akhirnya masuk penyaringan dasar. Usai lolos dari penyaringan dasar, UMKM ini mulai disaring secara administrasi. Penting untuk memastikan bahwa usaha atau merek yang dinominasikan merupakan asli kepemilikan UMKM.

Beberapa saat lalu, tim kurator telah selesai melakukan penilaian 15 besar dari 11 kategori yang ada. Kategori yang dimaksud adalah Kecantikan dan Kebugaran, Fashion, Kriya, Kuliner, Manufaktur, Aplikasi, Game, Musik, Events, Animasi, dan Film. Hari ini, Selasa (10/12), juri professional telah menyaring lagi dari 15 besar di masing-masing kategori tersebut. Hasilnya ada tiga finalis dari masing-masing kategori yang kemudian dipilih masyarakat Indonesia melalui proses online voting pada akhir November 2020.

Masyarakat bisa mulai melakukan online voting pada 20 November-5 Desember 2020. "Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif," kata Wishnutama.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga juga sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para pelaku UMKM untuk bisa bangkit dari kondisi ekonomi pasca-pandemi ini. “Banyak yang membuka diri dan tetap bersemangat bangkit melalui industri digital yang terbilang baru bagi Sebagian dari mereka.” Bima berharap Anugerah Bangga Buatan Indonesia ini bisa menjadi pendorong semangat agar pelaku UMKM bisa terus mengembangkan usahanya melalui sektor digital. “Ada banyak potensi di sektor digital yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antara Margin dan Kemudahan:...
Antara Margin dan Kemudahan: Skenario Doku Mengamankan Arus Kas UMKM Menjelang Puncak Belanja Nasional
7 Cara Mencari SPBU...
7 Cara Mencari SPBU Terdekat, Cepat dan Akurat!
UMKM Kopi Wonosalam...
UMKM Kopi Wonosalam Berhasil Go International, Rahasianya Ada di Sistem Toyota?
Aplikasi Makkah Bus...
Aplikasi Makkah Bus Hadirkan Solusi Mudah Keliling Kota Suci
3 Fitur di Aplikasi...
3 Fitur di Aplikasi myHyundai: Informasi Charging Station hingga Pesan Test Drive
Begini Cara Perpanjang...
Begini Cara Perpanjang STNK Online dengan Mudah lewat HP
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Rekomendasi
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved