2030, Kiamat Kecil buat Mobil Berbahan Bakar Fosil

Sabtu, 12 Desember 2020 - 07:18 WIB
loading...
A A A
Inggris dan Jepang nyatanya bukan negara pertama yang memutuskan untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar fosil. Negara lainnya seperti Islandia, Norwegia, Jerman, China hingga Denmark sudah lebih dulu memutuskan untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar fosil. Waktu perencanannya pun hampir sama yakni 2030 dan 2035.

(Baca juga : Daria Tulyakova, Karateka Imut Seksi Berwajah Barbie )

Keputusan negara-negara itu untuk mengakhiri mobil berbahan bakar fosil diklaim sebagai komitmen untuk menekan tingkat emisi yang semakin memburuk untuk lingkungan dan perubahan iklim. Kehadiran mobil-mobil berbahan bakar fosil diyakini akan semakin memperburuk kondisi tersebut. (Baca juga : Motor Listrik Asli Semarang ini Ada Tombol Mundur dan Bawa Dua Baterai )

Keputusan negara-negara tersebut menghentikan penjualan mobil berbahan bakar fosil justru diyakini akan menghasilkan efek domino ke negara-negara lainnya. Terutama pada negara-negara lainnya yang mengandalkan impor untuk ketersediaan mobil di negaranya. Apalagi dua negara yang memutuskan untuk ambil bagian dalam "misi suci" itu adalah Inggris dan Jepang yang saat ini merupakan negara produsen otomotif besar dunia.

(Baca juga : Terungkap! Sabun hingga Mie Instan Buatan RI Paling Diburu di Afrika )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved