Tragedi Keluarga Tinggal di Proton Saga Tua Gegerkan Malaysia
Minggu, 27 Desember 2020 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Ganesh mengaku dirinya memang tak ingin tinggal di jalan bersama keluarganya. Dia mencoba untuk mencari kontrakan hanya saja tidak ada yang sesuai dengan kemampuan gajinya. Banyak sewa kontrak butuh biaya 800 Ringgit hingga 900 Ringgit atau setara Rp2,7 juta hingga Rp3,12 juta per bulan. Sementara gaji Ganesh sebagai penjaga sekolah hanya 1.200 Ringgit atau setara Rp4,16 juta. "Seluruh gaji saya itu saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari anak saya dan popok buat yang paling kecil," ucap Ganesh sedih.
Dia juga telah mencoba untuk menggunakan fasilitas flat untuk orang tidak mampu yang diberikan pemerintah Malaysia. Lewat program itu dia bisa mencicil flat tersebut 90 Ringgit atau setara Rp312.714 per bulan. Hanya saja hingga kini belum mendapat jawaban dari Kementerian Perumahan Malaysia. Alhasil mau tidak mau Ganesh dan keluarganya terus tingal di jalan dengan mobil tua Proton Saga.
Sementara istri Ganesh, Prameswari mengaku tidak pernah bersedih dengan apa yang mereka alami. Dia tidak pernah keberatan harus tinggal berdesakan di dalam mobil. Dia hanya merasa sedih ketika melihat anak-anaknya kelaparan karena hampir setiap hari mereka hanya memakan roti atau snack kecil untuk bertahan hidup. "Saya tidak keberatan jika harus menahan lapr. Saya hanya sedih ketika melihat anak-anak saya yang masih kecil kelaparan dan bingung mau melakukan apa," ucap Prameswari.
Cerita Ganesh akhirnya terpantau juga oleh media Malaysia dan langsung menggegerkan masyarakat negeri jiran itu. Mereka prihatin keluarga Ganesh terpaksa bertahan hidup selama delapan bulan di jalan. Mereka memprotes pemerintah Malaysia yang tidak memberikan bantuan secepat mungkin kepada keluarga Ganesh yang bertahan hidup di dalam mobil tua.
Jadeep Singh Deo, perwakilan pemerintah Malaysia yang membidangi program rumah bantuan mengatakan program rumah miskin memang diberikan untuk orang-orang seperti keluarga Ganesh. "Hanya saja daftar tunggunya terlalu panjang dan membutuhkan waktu," ucapnya.
Dia juga telah mencoba untuk menggunakan fasilitas flat untuk orang tidak mampu yang diberikan pemerintah Malaysia. Lewat program itu dia bisa mencicil flat tersebut 90 Ringgit atau setara Rp312.714 per bulan. Hanya saja hingga kini belum mendapat jawaban dari Kementerian Perumahan Malaysia. Alhasil mau tidak mau Ganesh dan keluarganya terus tingal di jalan dengan mobil tua Proton Saga.
Sementara istri Ganesh, Prameswari mengaku tidak pernah bersedih dengan apa yang mereka alami. Dia tidak pernah keberatan harus tinggal berdesakan di dalam mobil. Dia hanya merasa sedih ketika melihat anak-anaknya kelaparan karena hampir setiap hari mereka hanya memakan roti atau snack kecil untuk bertahan hidup. "Saya tidak keberatan jika harus menahan lapr. Saya hanya sedih ketika melihat anak-anak saya yang masih kecil kelaparan dan bingung mau melakukan apa," ucap Prameswari.
Cerita Ganesh akhirnya terpantau juga oleh media Malaysia dan langsung menggegerkan masyarakat negeri jiran itu. Mereka prihatin keluarga Ganesh terpaksa bertahan hidup selama delapan bulan di jalan. Mereka memprotes pemerintah Malaysia yang tidak memberikan bantuan secepat mungkin kepada keluarga Ganesh yang bertahan hidup di dalam mobil tua.
Jadeep Singh Deo, perwakilan pemerintah Malaysia yang membidangi program rumah bantuan mengatakan program rumah miskin memang diberikan untuk orang-orang seperti keluarga Ganesh. "Hanya saja daftar tunggunya terlalu panjang dan membutuhkan waktu," ucapnya.
Lihat Juga :