Mengulik Standar Keamanan Honda BR-V yang Dikendarai Chacha Sherly Eks Trio Macan
Selasa, 05 Januari 2021 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan situs Honda Indonesia, fitur-fitur yang dimiliki Honda BR-V tergolong lengkap. Mobil yang diproduksi di Karawang, Jawa Barat itu dilengkapi dengan ABS+EBD, Dual Front SRS Airbag, Hill Start Assist, Seatbelt Reminder dan yang paling penting adalah Vehicle Stability Assis (VSA).
Perlu diketahui, fitur VSA merupakan fitur penting dalam pemberian skor 5 bintang. Kendaraan yang berhak atas skor 5 bintang adalah kendaraan yang sudah punya stability control yang. Di Honda, namanya VSA (Vehicle Stability Assist). Itu merupakan syarat wajib dari Asean NCAP untuk membuka kesempatan besar menuju hasil 5 bintang. Kalau tidak ada fitur VSA, maksimal sebuah mobil hanya akan diberikan 4 bintang saja oleh Asean NCAP. (Baca juga : Bikin Kangen, Mitsubishi Outlander Sport Makin Keren )
Strukur bangun Honda BR-V juga sangat kokoh. Honda mengatakan mobil itu mengaplikasikan teknologi rangka orisional G-Force Control (G-CON). Teknologi rangka ini bertujuan menjaga keutuhan struktur pada ruang penumpang degan cara menyerap dan mengalirkan energi dari suatu benturan.
Tidak hanya sertifikasi uji tabrak Asean NCAP. Honda BR-V juga sudah menjalani Honda Real World Crash Test di Tochigi, Jepang. Jika tidak lulus uji tabrak di Tochigi, Honda BR-V tidak akan bisa diproduksi massal. Dengan standar tadi, Honda BR-V memang sangat baik untuk melindungi penumpang. Hanya saja potensi fatalitas bagi penumpang memang tergantung dari kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan. Banyak faktor di luar kendaraan yang bisa berpengaruh pada tingginya fatalitas.
Perlu diketahui, fitur VSA merupakan fitur penting dalam pemberian skor 5 bintang. Kendaraan yang berhak atas skor 5 bintang adalah kendaraan yang sudah punya stability control yang. Di Honda, namanya VSA (Vehicle Stability Assist). Itu merupakan syarat wajib dari Asean NCAP untuk membuka kesempatan besar menuju hasil 5 bintang. Kalau tidak ada fitur VSA, maksimal sebuah mobil hanya akan diberikan 4 bintang saja oleh Asean NCAP. (Baca juga : Bikin Kangen, Mitsubishi Outlander Sport Makin Keren )
Strukur bangun Honda BR-V juga sangat kokoh. Honda mengatakan mobil itu mengaplikasikan teknologi rangka orisional G-Force Control (G-CON). Teknologi rangka ini bertujuan menjaga keutuhan struktur pada ruang penumpang degan cara menyerap dan mengalirkan energi dari suatu benturan.
Tidak hanya sertifikasi uji tabrak Asean NCAP. Honda BR-V juga sudah menjalani Honda Real World Crash Test di Tochigi, Jepang. Jika tidak lulus uji tabrak di Tochigi, Honda BR-V tidak akan bisa diproduksi massal. Dengan standar tadi, Honda BR-V memang sangat baik untuk melindungi penumpang. Hanya saja potensi fatalitas bagi penumpang memang tergantung dari kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan. Banyak faktor di luar kendaraan yang bisa berpengaruh pada tingginya fatalitas.
(wsb)
Lihat Juga :