Ini yang Harus Dilakukan untuk Menghindari Kecelakaan Beruntun
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
"Jaga jarak yang ideal adalah 3-4 detik. Metode ini yang terbaik karena sangat flexible. Ketika pelan, jaraknya bisa dekat dan ketika cepat, lebih lebar," ujar Sony, saat dihubungi Sindonews, Selasa (5/1/2021).
Kendati demikian, permasalahan yang terjadi saat ini adalah banyaknya pengemudi yang tidak paham atau bahkan tidak mau tahu metode keamanan di jalan, hanya karena takut lajurnya diambil orang lain. Padahal bagaimanapun keamanan adalah prioritas utama.
Metode lain yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga jarak dengan menggunakan tiang listrik yang ada di tengah jalan tol, jika ada. Sebab, untuk tol luar kota, biasanya jarak 1 tiang ke tiang berikutnya sekitar 30 meter.
"Jadi ketika kecepatan kendaraan 60 km/jam, berarti dihitung 2 tiang listrik. Lebih jauh dalam menjaga jarak, semakin terhindar dari tabrakan beruntun," jelas Sony.
Sony melanjutkan, menghindar kendaraan di depan adalah upaya terakhir jika melakukan rem mendadak. Itupun dengan catatan kondisi jalan di kiri atau kanan kendaraan yang dikemudikan kosong.
Kendati demikian, permasalahan yang terjadi saat ini adalah banyaknya pengemudi yang tidak paham atau bahkan tidak mau tahu metode keamanan di jalan, hanya karena takut lajurnya diambil orang lain. Padahal bagaimanapun keamanan adalah prioritas utama.
Metode lain yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga jarak dengan menggunakan tiang listrik yang ada di tengah jalan tol, jika ada. Sebab, untuk tol luar kota, biasanya jarak 1 tiang ke tiang berikutnya sekitar 30 meter.
"Jadi ketika kecepatan kendaraan 60 km/jam, berarti dihitung 2 tiang listrik. Lebih jauh dalam menjaga jarak, semakin terhindar dari tabrakan beruntun," jelas Sony.
Sony melanjutkan, menghindar kendaraan di depan adalah upaya terakhir jika melakukan rem mendadak. Itupun dengan catatan kondisi jalan di kiri atau kanan kendaraan yang dikemudikan kosong.
Lihat Juga :