Dua Mantan Eksekutif Apple Siap Ramaikan Teknologi Mobil Otonom

loading...
Dua Mantan Eksekutif Apple Siap Ramaikan Teknologi Mobil Otonom
Aeva mengadakan kerja sama dengan banyak perusahaan otomotif untuk pengembangan teknologi Lidar empat dimensi. Foto/IST
JAKARTA - Dua mantan eksekutif Apple, Soroush Salehian dan Mina Rezk membangun start up baru yang fokus pada teknologi laser empat dimensi bernama Aeva. Teknologi laser empat dimensi yang dikembangkan oleh Aeva nantinya akan berguna dalam industri mobil listrik yang bisa berjalan secaraotonom. (Baca juga : Dongfeng Mengshi, Mobil Perang China yang Sangat Mematikan )

Selain teknologi laser tersebut, Aeva menurut Soroush Salehian juga fokus pada teknologi penginderaan bagi industri elektronik guna menemukan keunggulan spasial. Teknologi ini diyakini belum dikembangkan oleh perusahaan otomotif mana pun termasuk Tesla dan Apple yang kabarnya akan menghadirkan mobil listrik otonom. Jika berhasil mereka tentu akan sukses mengalahkan brand-brand besar tersebut.

Soroush Salehian mengatakan saat ini banyak perusahaan mobil listrik dan konvensional mengembangkan teknologi otonom mereka dengan menggunakan teknologi peraba jauh LIDAR (Light Detection and Ranging). Teknologi ini mengukur properti cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan atau informasi lain dari target yang jauh. Metode itu juga sekaligu smenentukan jara menuju objek atau permukaan dengan menggunakan laser.

Dua Mantan Eksekutif Apple Siap Ramaikan Teknologi Mobil Otonom




Hanya saja menurut Soroush Salehian teknologi LIDAR biasa tidak akan pernah cukup untuk sampai ke level tertinggi mobil otonom. Teknologi laser empat dimensi itulah yang tengah dikembangkan Aeva. "Saya sangat percaya ke depannya yang dibutuhkan adalah bukan teknologi LIDAR tiga dimensi yang cenderung general tapi lebih ke empat dimensi yang komprehensif," ujarnya. (Baca juga : Makin Keren, Honda GL1800 Gold Wing Baru Dapat Speaker Baru )

Saat ini Aeva menurut Soroush Salehian masih dalam proses berkembang. Hanya saja melihat potensi teknoloi otonom yang berkembang Aeva justru mendapatkan pemodal dari Hongkong, Sylebra Capital. Dari Sylebra Capital mereka menerimaan pendanaan sebesar USD200 juta atau setara Rp2,7 triliun.

November lalu pendanaan justru semakin besar karena hadirnya InterPrivate Acquisition Corp yang mengakusisi Aeva melalui transaksi SPAC. Proses akuisisi dan dana Sylebra membuat total dana yang dikumpulkan mencapai USD563 juta atau setara Rp7,7 triliun.



Soroush Salehian mengaku saat ini Aeva sudah menjalin kerja sama dengan 30 perusahaan otomotif dunia. Mereka itu nantinya akan sangat membutuhkan teknologi yang dikembangkan Aeva guna mewujudkan mobil otonom berkemampuan tinggi.
(wsb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top