Patut Ditiru Indonesia, Ini Strategi India Bikin Jeep Wrangler Lebih Murah

Kamis, 18 Maret 2021 - 06:30 WIB
loading...
Patut Ditiru Indonesia,...
Harga Jeep Wrangler di India saat ini jauh lebih murah karena dirakit langsung di India. Foto/Jeep
A A A
INDIA - Indonesia patut meniru apa yang dilakukan India agar harga mobil Jeep Wrangler jauh lebih murah dari sebelumnya. Dilaporkan Auto Hindustan Times, India baru-baru ini berhasil merakit lokal Jeep Wrangler. Seluruh perakitan dilakukan di pabrik FCA yang ada di Ranjangaon, Pune, India. Diketahui pabrik Ranjangaon sendiri dimiliki oleh Tata Motors dimana FCA bisa memanfaatkan pabrik itu melakukan perakitan mobil.

Lebih lanjut perakitan yang dilakukan dengan metode Semi Knock Down (SKD) itu berhasil membuat harga Jeep Wrangler dijual di harga 5,39 juta Rupee atau setara Rp1,06 miliar. Harga ini jauh lebih murah dari harga sebelumnya yakni 6,89 juta Rupee atau setara Rp1,35 miliar.

Baca juga : Toyota Land Cruiser Antipeluru ini Cocok Untuk Presiden Jokowi

Patut Ditiru Indonesia, Ini Strategi India Bikin Jeep Wrangler Lebih Murah


Hanya saja saat ini Jeep Wrangler buatan India itu hanya hadir dalam satu pilihan mesin yakni bensin. Selain itu model yang diproduksi di India hanya dua model Jeep Wrangler saja yakni Ultimate dan Rubicon.

Tidak ada perbedaan antara Jeep Wrangler yang dirakit di India dengan yang diimpor langsung dari Amerika. Mobil SUV legendaris itu tetap menggunakan mesin bensin 2,0 liter turbo yang bisa menggelontorkan tenaga 262 daya kuda dan torsi maksimal 400 Nm.

Selain itu transmisi menggunakan transmisi delapan percepatan. Agar tingkat efisiensi tercapai Jeep menambahkan fitur stop-start system ke Jeep Wrangler baru itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Dongfeng Akan Produksi...
Dongfeng Akan Produksi Model Peugeot dan Jeep Terbaru
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved