BMW Berambisi Jadi Produsen Kendaraan Elektrik

Jum'at, 19 Maret 2021 - 22:01 WIB
loading...
BMW Berambisi Jadi Produsen...
Salah satu varian mobil listrik BMW. FOTO/ IST
A A A
MUNICH - Oliver Zipse, Chairman dari Board of Management BMW AG, menuturkan bahwa BMW Group tengah berambisi untuk bertransformasi menuju mobilitas elektrik sepenuhnya dalam tiga fase.

Fase pertama adalah dengan menjadi pelopor dalam merintis mobilitas elektrik dengan Project i, yakni menciptakan teknologi baru dan melakukan knowledge transfer dalam bentuk produksi kendaraan full electric.

Fase kedua transformasi dimulai dengan opsi untuk memilih jenis mesin penggerak yang diminati - dari mesin konvensional hingga mesin full electric - dalam satu model dan model yang sama.

"Prasyaratnya adalah arsitektur kendaraan cerdas dan jaringan produksi yang sangat fleksibel yang memungkinkan pertukaran maksimum antara berbagai bentuk drivetrain jika digabungkan secara optimal," kata Zipse, dalam keterangan resmi BMW Group, Jumat (19/3/2021).

Kombinasi arsitektur kendaraan pintar dan jaringan produksi yang fleksibel juga diklaim akan memungkinkan BMW Group memiliki sekitar 12 model listrik di jalan raya di seluruh dunia pada tahun 2023.

Tahun ini, tiga model sudah dipasarkan yakni BMW i3, MINI SE, dan BMW iX3, bersama dua model utama, yaitu BMW iX dan BMW i4," tambah Zipse.

Fase kedua transformasi saat ini akan mencapai puncaknya pada tahun 2025, pengiriman model full electric ditargetkan akan tumbuh dengan rata-rata lebih dari 50% per tahun, lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan dengan tahun 2020.

"Pada akhir tahun 2025, BMW Group akan mengirimkan sekitar dua juta kendaraan full electric kepada pelanggan di seluruh dunia," ujar Zipse.

Kemudian fase ketiga transformasi akan dimulai pada 2025 dan seterusnya. Di tahap ini, rangkaian produk BMW Group akan diselaraskan kembali berdasarkan Neue Klasse.

Dengan model Neue Klasse-nya, BMW Group bermaksud untuk meningkatkan signifikansi keberlanjutan ke tingkat yang baru secara radikal.

Fase ketiga ditandai dengan penurunan bertahap dalam jumlah kendaraan bermesin pembakaran konvensional yang dikirim ke pelanggan. Sebaliknya, jumlah kendaraan full electric yang dikirimkan BMW Group diperkirakan akan terus tumbuh dengan rata-rata lebih dari 20% per tahun antara tahun 2025 dan 2030.

Berdasarkan ekspektasi pasar saat ini, kendaraan full electric diharapkan menyumbang setidaknya 50% dari pengiriman BMW Group kepada pelanggan pada tahun 2030.

Angka sebenarnya kemungkinan dapat berbeda secara signifikan dari satu pasar ke pasar berikutnya, dan akan sangat bergantung pada kemajuan yang dibuat dalam perluasan infrastruktur pengisian daya regional.

Pada tahap itu, semua segmen pasar di mana BMW Group beroperasi akan mencakup setidaknya satu model full electric. BMW Group juga akan mampu menyediakan pangsa pasar kendaraan listrik yang lebih tinggi secara signifikan, dengan asumsi permintaan berkembang sesuai dengan itu.

"BMW Group berharap memiliki lebih dari sepuluh juta kendaraan full electric di jalan raya di seluruh dunia pada sepuluh tahun ke depan," tandas Zipse.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
BMW R 80 G/S versi 2025...
BMW R 80 G/S versi 2025 Diluncurkan, Segini Tenaganya
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
BMW Kenalkan Mobil Listrik...
BMW Kenalkan Mobil Listrik Touring i5 dengan Banderol Rp2,2 Miliar
Rekomendasi
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
BCL Alami Gangguan Kecemasan...
BCL Alami Gangguan Kecemasan hingga Rutin Konsultasi
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Berita Terkini
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
2 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
3 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
5 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
7 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
10 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
7 Artis Jadi Korban...
7 Artis Jadi Korban Kebakaran Los Angeles, Dalyce Curry Tewas
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved