Waspadai Gangguan Faktor Eksternal dan Internal saat Berkendara Aman
Kamis, 25 Maret 2021 - 04:00 WIB
loading...
Perkelahian antar pengendara sepeda motor atau pengguna jalan lainnya kerap terjadi karena faktor psikologi yang tidak terjaga. Foto/WMS
A
A
A
JAKARTA - Selain faktor kesiapan motor, banyak beragam unsur penting yang mempengaruhi keselamatan berkendara. Mulai dari faktor internal pengendara dan kondisi alam juga ikut menentukan keselamatan berkendara.
Tim Safety Riding Promotion (SRP), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) berbagi edukasi terkait beragam faktor selain kondisi kendaraan yang sangat berpengaruh besar terhadap keselamatan berkendara. Mulai dari kondisi psikologis pengendara hingga faktor eksternal alam, cuaca, dan lainnya dapat menjadi penyebab kecelakan sepeda motor.
Baca juga : Cerita Van Tua Istimewa yang Jadi Saksi Perjalanan Karir Rage Against the Machine
Pertama, kesiapan dan suasana hati (mood) adalah faktor utama yang berpengaruh pada gaya, pola hingga emosional pengendara ketika di jalan raya. “Masalah kerja, rumah tangga dan lainnya, ada baiknya ditinggal disuatu tempat kala kita ingin mengendarai motor, apalagi perjalanan yang jauh,” jelas Head Of SRP Wahana, Agus Sani.
Dijelaskannya lebih lanjut, menjaga emosi baik dari diri sendiri atau pun adanya gangguan dari pengendara lain di jalan adalah kunci agar pengendalian sepeda motor lebih baik. Lebih baik hindari pengguna jalan lain yang memang dapat memancing emosi.
Tidak kalah pentingnya, kondisi kesehatan juga berperan penting pada keselamatan apalagi dimasa pandemi seperti ini. Kesehatan yang maksimal adalah modal utama pengendara sepeda motor dapat mengendalikan dengan baik kendaraan yang digunakannya. Di masa pandemi ini, usahakan memakai helm berkaca pelindung dan wajib bermasker untuk menghindari kemungkinan kontaminasi di jalanan.
Lainnya, kondisi alam, cuaca hingga kondisi jalan yang dilalui juga memiliki peran terhadap timbulnya kecelakaan pengendara motor. Hujan dan angin kencang adalah satu kondisi alam yang dapat berikan efek fatal pada pengendara tanpa kontrol dan kewaspadaan yang baik. Di saat hujan, sebagian besar jalan tertutup genangan air sehingga mengganggu visibilitas dan kesiapan pengendara dalam mengantisipasi lubang jalanan.
Tim Safety Riding Promotion (SRP), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) berbagi edukasi terkait beragam faktor selain kondisi kendaraan yang sangat berpengaruh besar terhadap keselamatan berkendara. Mulai dari kondisi psikologis pengendara hingga faktor eksternal alam, cuaca, dan lainnya dapat menjadi penyebab kecelakan sepeda motor.
Baca juga : Cerita Van Tua Istimewa yang Jadi Saksi Perjalanan Karir Rage Against the Machine
Pertama, kesiapan dan suasana hati (mood) adalah faktor utama yang berpengaruh pada gaya, pola hingga emosional pengendara ketika di jalan raya. “Masalah kerja, rumah tangga dan lainnya, ada baiknya ditinggal disuatu tempat kala kita ingin mengendarai motor, apalagi perjalanan yang jauh,” jelas Head Of SRP Wahana, Agus Sani.
Dijelaskannya lebih lanjut, menjaga emosi baik dari diri sendiri atau pun adanya gangguan dari pengendara lain di jalan adalah kunci agar pengendalian sepeda motor lebih baik. Lebih baik hindari pengguna jalan lain yang memang dapat memancing emosi.
Tidak kalah pentingnya, kondisi kesehatan juga berperan penting pada keselamatan apalagi dimasa pandemi seperti ini. Kesehatan yang maksimal adalah modal utama pengendara sepeda motor dapat mengendalikan dengan baik kendaraan yang digunakannya. Di masa pandemi ini, usahakan memakai helm berkaca pelindung dan wajib bermasker untuk menghindari kemungkinan kontaminasi di jalanan.
Lainnya, kondisi alam, cuaca hingga kondisi jalan yang dilalui juga memiliki peran terhadap timbulnya kecelakaan pengendara motor. Hujan dan angin kencang adalah satu kondisi alam yang dapat berikan efek fatal pada pengendara tanpa kontrol dan kewaspadaan yang baik. Di saat hujan, sebagian besar jalan tertutup genangan air sehingga mengganggu visibilitas dan kesiapan pengendara dalam mengantisipasi lubang jalanan.
Lihat Juga :