Gempuran Virus Corona Bikin Mitsubishi Harus Tahan Napas

Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:01 WIB
loading...
Gempuran Virus Corona...
Mobil Produksi Mitsubishi. FOTO/ Ist
A A A
TOKYO - Mitsubishi mencatat penurunan laba operasional sebesar 89%, dengan tetap fokus pada pasar ASEAN. Dengan margin keuntungan tahunan sebesar 89%, Mitsubishi Motors bertujuan untuk memotong biaya tetap sebesar 20% atau lebih dalam dua tahun ke depan agar tetap kompetitif, lapor Reuters.

Sebagai pembuat mobil keenam terbesar di Jepang, Mitsubishi melaporkan laba operasi 12,8 miliar yen (RM517 juta) untuk tahun yang berakhir Maret, turun signifikan dari 111,8 miliar yen yang dicapai tahun lalu. Tidak ada perkiraan pendapatan yang diungkapkan oleh perusahaan untuk tahun ini. Baca Juga: Perlu Tindakan Khusus, Indonesia Memasuki Puncak Bencana COVID-19

Dengan Covid-19 menjadi salah satu faktor, perusahaan telah menghadapi situasi yang menantang sejak tahun lalu. Ini telah menjual 1,13 juta kendaraan secara global sejak Maret, turun 9% dari tahun sebelumnya. Penjualan di China dan pasar Asia Tenggara yang lebih besar juga turun - terhitung seperempat dari total penjualan.

Mitsubishi Motors mengatakan akan tetap berkomitmen untuk Asia Tenggara, dan akan fokus pada pertumbuhan di negara-negara ASEAN untuk terus beroperasi setelah dampak pandemi saat ini. Langkah ini merupakan bagian dari rencana aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi. Baca juga; Manfaatkan COVID-19 untuk Hadirkan Jajaran Motor Baru, Suzuki Untung Telak

“Sebelum virus menyebar, kami mempertimbangkan untuk mengidentifikasi segmen dan pasar kendaraan yang berkinerja buruk untuk mengurangi keberadaan kami. Setelah mengalami wabah virus baru-baru ini, kita perlu mengintensifkan upaya kita untuk melakukan perubahan ini. Untuk tetap kompetitif di pasar pasca-coronavirus, kita perlu mempersempit area operasi kita dan fokus pada wilayah dan segmen yang berkinerja, ”kata CEO Mitsubishi Motors Takao Kato.

Produsen kendaraan menghadapi masalah besar dari pandemi saat ini. Sebelumnya, Honda melaporkan laba operasi tahun ini turun 13%, sementara Toyota, yang mencatat total 2,44 triliun yen (RM98,7 miliar) tahun ini, memperkirakan laba turun 80% tahun depan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitsubishi Triton Raider...
Mitsubishi Triton Raider Jadi Senjata untuk Melawan Ford Ranger
Bongkar Teknologi Anti...
Bongkar Teknologi Anti Tabrak pada Mitsubishi Xforce
Kupas Tuntas Mitsubishi...
Kupas Tuntas Mitsubishi Destinator 55th Anniversary di IIMS 2026
Fitur Terbaru Mitsubishi...
Fitur Terbaru Mitsubishi Pajero Sport yang BIkin Tangguh Libas Berbagai Medan
Mitsubishi Lancer Evolution...
Mitsubishi Lancer Evolution III Legenda JDM Era 90-an Dilelang
SPK Mitsubishi Destinator...
SPK Mitsubishi Destinator Tercatat Telah Mencapai 8.000 Unit
Mitsubishi Power Pasok...
Mitsubishi Power Pasok Turbin Uap dan Generator ke PLTP Lumut Balai
Hadirkan Alat Medis,...
Hadirkan Alat Medis, Mitsubishi Automotive Group Dukung Indonesia Lawan COVID-19
Asyik! Kementerian BUMN...
Asyik! Kementerian BUMN Dapat Mobil Listrik dari Mitsubishi
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved