Suzuki Dikabarkan Berencana Suntik Mati Baleno
Minggu, 24 Mei 2020 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Suzuki baru menyematkan transmis otomatis pada di versi facelift yang diluncurkan pada 1999. Dikenal sebagai Baleno Millenium, japasitas mesin diperkecil menjadi 1.500 cc. Baleno tak lagi berkompetisi dengan Civic atau Corolla tapi turun kasta menghadapi Honda City Type Z dan Toyota Soluna yang saat itu mulai dikenalkan.
Pada 2003, pasar automotif Indonesia semakin dinamis dengan kemunculan mobil-mobil jenis multi purpose vehicle(MPV) dengan dimensi kecil dan hatchback yang mulai populer. Nah, di tahun ini, Suzuki kembali melansir Baleno yang mengadopsi desain Suzuki Aerio. Baleno Next-G mengalami perombakan di seluruh bagian. Interiornya terlihat futuristik berkat panel meter model digital. Kabinnya pun jauh lebih lega dibanding generasi sebelumnya. Sudah ada ABS+EBD meski belum dilengkapi dual SRS airbag.
Berambisi menguasai pasar small sedan,tak lama berselang, Suzuki melakukan facelift dengan memperbarui desain bemper depan dan belakang. Desain dasbor berganti dan panel meternya kembali ke model analog. Dengan mesin baru M15A, dapur pacu Baleno generasi ini dan mengadopsi teknologi katup variable VVT.
Baleno Next-G memang lebih mencirikan sebuah MPV, namun pada generasi ketiga Suzuki kembali menyulap Baleno menjadi jenis yang lain. Neo Baleno mendapatkan sentuhan crossover, mengadopsi genre yang diusung Suzuki SX4 di 2008.
Perpaduan DNA SUV dan sedan menjadikan Neo Baleno menjadi sedan yang memiliki ground clearance tinggi yang cukup tangguh di medan semi off-road. Masih tetap menggunakan M15A dengan perpaduan transmisi manual maupun otomatis. Kini Baleno lahir dengan DNA compact hatchback. Produk global Baleno dirakit oleh Maruti Suzuki India. Menggunakan platform baru HEARTECT yang juga digunakan Suzuki Ignis, Baleno menawarkan keunggulan bersaing yang tidak dimiliki para pesaingnya, yaitu harga
Pada 2003, pasar automotif Indonesia semakin dinamis dengan kemunculan mobil-mobil jenis multi purpose vehicle(MPV) dengan dimensi kecil dan hatchback yang mulai populer. Nah, di tahun ini, Suzuki kembali melansir Baleno yang mengadopsi desain Suzuki Aerio. Baleno Next-G mengalami perombakan di seluruh bagian. Interiornya terlihat futuristik berkat panel meter model digital. Kabinnya pun jauh lebih lega dibanding generasi sebelumnya. Sudah ada ABS+EBD meski belum dilengkapi dual SRS airbag.
Berambisi menguasai pasar small sedan,tak lama berselang, Suzuki melakukan facelift dengan memperbarui desain bemper depan dan belakang. Desain dasbor berganti dan panel meternya kembali ke model analog. Dengan mesin baru M15A, dapur pacu Baleno generasi ini dan mengadopsi teknologi katup variable VVT.
Baleno Next-G memang lebih mencirikan sebuah MPV, namun pada generasi ketiga Suzuki kembali menyulap Baleno menjadi jenis yang lain. Neo Baleno mendapatkan sentuhan crossover, mengadopsi genre yang diusung Suzuki SX4 di 2008.
Perpaduan DNA SUV dan sedan menjadikan Neo Baleno menjadi sedan yang memiliki ground clearance tinggi yang cukup tangguh di medan semi off-road. Masih tetap menggunakan M15A dengan perpaduan transmisi manual maupun otomatis. Kini Baleno lahir dengan DNA compact hatchback. Produk global Baleno dirakit oleh Maruti Suzuki India. Menggunakan platform baru HEARTECT yang juga digunakan Suzuki Ignis, Baleno menawarkan keunggulan bersaing yang tidak dimiliki para pesaingnya, yaitu harga
(wbs)
Lihat Juga :