Begini Sejarah Triumph, Perusahaan Motor Inggris yang Jatuh ke Tangan BMW
Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:15 WIB
loading...
Pada 2007, Triumph bangkit dari kematiannya namun sudah di bawah naungan BMW. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Triumph Motor Company adalah perusahaan otomotif asal Inggris. Pada 1885, sang pendiri, Siegfried Bettmann, berinisiatif untuk mengimpor sepeda dari Eropa dan menjualnya dengan merek dagang sendiri.
Pada 1887, nama Triumph dipatenkan. Pada 1889, bersama rekannya bernama Moritz (Maurice) Schulte, Bettmann mulai memproduksi sepeda buatannya di Coventry, Inggris.
BACA JUGA: Xiaomi Mi Smart Band 6 Bisa Langsung Tahu Pemiliknya Sedang Jalan, Lari, atau Bersepeda
Pada 1897, perusahaan mengganti namanya untuk kesekian kali menjadi Triumph Siklus Co Ltd. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1902-an, perusahaan ini memulai produksi pembuatan motor berlabel Triumph.
Pada 1907, mereka membuka areal baru untuk tempat produksinya, di Priority Street. Produksi utamanya adalah membuatan model H 550 cc untuk Angkatan Darat Inggris selama Perang Dunia I.
Pada 1887, nama Triumph dipatenkan. Pada 1889, bersama rekannya bernama Moritz (Maurice) Schulte, Bettmann mulai memproduksi sepeda buatannya di Coventry, Inggris.
BACA JUGA: Xiaomi Mi Smart Band 6 Bisa Langsung Tahu Pemiliknya Sedang Jalan, Lari, atau Bersepeda
Pada 1897, perusahaan mengganti namanya untuk kesekian kali menjadi Triumph Siklus Co Ltd. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1902-an, perusahaan ini memulai produksi pembuatan motor berlabel Triumph.
Pada 1907, mereka membuka areal baru untuk tempat produksinya, di Priority Street. Produksi utamanya adalah membuatan model H 550 cc untuk Angkatan Darat Inggris selama Perang Dunia I.
Lihat Juga :